DANANTARA INVESTASI DI LABUAN BAJO
Share via
Kategori
Ekonomi Bisnis
Terbit Pada
31 March 2026
08956579
IQPlus, (31/3) - Danantara Indonesia mengumumkan rencana investasi dalam proyek strategis di Labuan Bajo, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), sebagai upaya mendorong pertumbuhan sektor pariwisata Indonesia dan menciptakan peluang bagi perekonomian lokal.
Sebagai bagian dari investasi, Danantara akan bekerja sama dengan Qatar Investment Authority (QIA), selaku investor yang sudah ada (existing investor) dalam investasi tersebut, guna memberikan nilai jangka panjang serta mendukung prioritas pembangunan Indonesia lebih jauh.
Chief Investment Officer (CIO) Danantara Pandu Sjahrir, dalam keterangan resmi di Jakarta, Selasa, menegaskan langkah ini merupakan bukti nyata pendekatan investasi yang disiplin, serta komitmen untuk menghasilkan keuntungan finansial sekaligus dampak strategis.
"Kami sangat senang mengumumkan investasi ini dan menantikan kerja sama erat dengan QIA dalam proyek ini untuk meningkatkan potensi jangka panjang Indonesia, termasuk di bagian timur Indonesia, khususnya Nusa Tenggara Timur," ujar Pandu.
Ia menjelaskan inisiatif ini menjadi landasan bagi serangkaian investasi lebih luas, yang bertujuan menghasilkan keuntungan berkelanjutan, sekaligus secara konsisten membuka peluang-peluang sosial ekonomi baru bagi Indonesia.
Pihaknya berharap inisiatif ini dapat memperkuat posisi Indonesia sebagai destinasi wisata kelas dunia, sekaligus menciptakan nilai tambah dan peluang ekonomi berkelanjutan bagi masyarakat di Indonesia bagian timur.
Pandu menjelaskan investasi yang akan dilaksanakan merupakan proyek pengembangan fasilitas baru dari awal (greenfield).
Labuan Bajo memiliki peran strategis dalam ambisi pariwisata Indonesia sebagai pintu gerbang menuju Flores dan Taman Nasional Komodo, yang merupakan bagian dari Situs Warisan Dunia UNESCO.
Ia melanjutkan inisiatif ini dirancang untuk memberikan dampak ekonomi signifikan di wilayah tersebut, dengan menciptakan lapangan kerja selama tahap konstruksi dan operasional, meningkatkan jumlah kedatangan wisatawan mancanegara dan domestik, serta mendukung pertumbuhan usaha lokal.
"Dengan berlokasi di salah satu pulau terpopuler di Indonesia, investasi ini akan membantu mempromosikan keajaiban alam dan kekayaan budaya Indonesia, sekaligus memperkuat posisi Indonesia sebagai destinasi wisata terkemuka," ujar Pandu. (end/ant)
Riset Terkait
Berita Terkait
