BCA Sekuritas
langid
Berita Harian

CORE : HARGA PERTAMAX TURUN BERI SENTIMEN POSITIF BAGI INFLASI

Kategori

Ekonomi Bisnis

Terbit Pada

03 August 2026

21453399

IQPlus, (3/8) - Ekonom Center of Reform on Economics (CORE) Yusuf Rendy Manilet menyampaikan penurunan harga Pertamax pada bulan Agustus 2026 memberi sentimen positif bagi inflasi.

"Penurunan harga BBM nonsubsidi dapat memperkuat tren moderasi inflasi dalam beberapa bulan ke depan, terutama melalui komponen harga yang diatur pemerintah," ujar Yusuf ketika dihubungi ANTARA dari Jakarta, Senin.

Ia menyampaikan, saat ini inflasi sudah melandai menjadi 2,88 persen secara tahunan pada Juli, disertai dengan deflasi bulanan.

"Manfaatnya paling terasa bagi kelompok menengah yang menjadi pengguna utama Pertamax. Biaya operasional kendaraan pribadi maupun sebagian pelaku UMKM menjadi sedikit lebih ringan," ujar Yusuf.

Dengan demikian, penurunan harga BBM nonsubsidi dapat membantu menjaga daya beli yang sempat tertekan setelah kenaikan harga pada Juni.

"Dampaknya memang belum menjadi pengubah keadaan secara signifikan, tetapi tetap memberikan dukungan terhadap konsumsi rumah tangga," kata Yusuf.

Akan tetapi, Yusuf menilai dampak penurunan harga BBM nonsubsidi terhadap inflasi nasional kemungkinan tidak terlalu besar.

Yusuf mengatakan BBM nonsubsidi memiliki bobot yang relatif kecil dalam keranjang Indeks Harga Konsumen dibandingkan BBM bersubsidi. Oleh karena itu, pengaruh langsung terhadap inflasi secara keseluruhan cenderung terbatas.

PT Pertamina (Persero) mengumumkan harga bahan bakar minyak (BBM) nonsubsidi jenis Pertamax turun dari Rp16.250 pada Juli, menjadi Rp15.950 per liter mulai 1 Agustus.

VP Corporate Communication Pertamina Patra Niaga Kitty Andhora menyampaikan penurunan harga BBM nonsubsidi dilakukan mengikuti ketentuan dan arahan pemerintah dengan mempertimbangkan perkembangan harga minyak dunia, nilai tukar rupiah, serta tetap memperhatikan daya beli masyarakat.

Selain Pertamax, harga BBM nonsubsidi jenis bensin lainnya juga mengalami penurunan harga dengan Pertamax Turbo turun dari Rp19.300 per liter menjadi Rp18.300 per liter, kemudian Pertamax Green 95 turun dari Rp17.000 per liter menjadi Rp16.600 per liter.

Sementara itu, Pertamina Dex tetap di harga Rp21.150 per liter dan Dexlite tetap di harga Rp19.700 per liter.

Harga tersebut berlaku untuk wilayah dengan Pajak Bahan Bakar Kendaraan Bermotor (PBBKB) sebesar 5 persen, seperti DKI Jakarta. (end/ant)