BCA Sekuritas
    langid
    Berita Harian

    CNAF SIAPKAN DANA RP1,2 TRILIUN, JAMIN PELUNASAN SUKUK JATUH TEMPO MARET 2026

    Kategori

    Ekonomi Bisnis

    Terbit Pada

    06 January 2026

    00558955

    IQPlus, (06/1) - Perusahaan pembiayaan otomotif, PT CIMB Niaga Auto Finance (CNAF), secara resmi mengumumkan kesiapan dana untuk pelunasan instrumen keuangan syariah yang akan jatuh tempo pada kuartal pertama tahun ini. Berdasarkan laporan resmi tertanggal 5 Januari 2026, perseroan telah mengamankan dana sebesar Rp1,2 triliun guna memenuhi kewajiban kepada para pemegang sukuk.

    Dana yang disiapkan tersebut ditujukan untuk melunasi pokok sekaligus imbal hasil dari Sukuk Wakalah Bi Al-Istitsmar Berkelanjutan I CIMB Niaga Auto Finance Tahap II Tahun 2025 Seri A. Langkah ini menjadi bukti transparansi manajemen dalam menjaga kepercayaan investor serta kepatuhan terhadap regulasi pasar modal yang berlaku.

    Direktur CNAF, M. Imron Rosyadi Nur, menjelaskan bahwa pembayaran instrumen ini dijadwalkan jatuh tempo pada tanggal 23 Maret 2026. Meski tanggal jatuh tempo masih beberapa bulan ke depan, penyampaian informasi kesiapan dana di awal tahun ini merupakan sinyal positif mengenai kuatnya posisi likuiditas dan manajemen arus kas perseroan.

    Manajemen menegaskan bahwa seluruh proses transfer dana untuk pokok dan imbal hasil akan disalurkan melalui rekening PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI). Penggunaan sistem pembayaran terpusat melalui KSEI menjamin bahwa hak-hak para investor akan terdistribusi secara akurat dan tepat waktu sesuai dengan jadwal yang telah ditetapkan.

    Kesiapan dana dalam skala triliunan rupiah ini menempatkan CNAF sebagai salah satu emiten pembiayaan dengan profil risiko yang terjaga. Bagi kalangan investor, berita ini memberikan jaminan keamanan atas investasi mereka, sekaligus memperkuat kredibilitas CNAF sebagai penerbit efek syariah yang andal di tengah dinamika ekonomi nasional.

    Melalui laporan ini, PT CIMB Niaga Auto Finance menunjukkan komitmennya untuk terus mendukung pertumbuhan industri keuangan syariah dan pasar modal Indonesia secara berkelanjutan. Langkah proaktif ini diharapkan dapat menjaga sentimen positif terhadap kinerja saham dan instrumen utang perseroan di masa mendatang.(end)