CELIOS: INFLASI MARET DIPENGARUHI LIBUR LEBARAN
Share via
Kategori
Ekonomi Bisnis
Terbit Pada
16 March 2026
07454001
IQPlus, (16/3) - Direktur Eksekutif Center of Economic and Law Studies (Celios) Bhima Yudhistira Adhinegara memprediksi inflasi melonjak hingga mencapai 5 - 5,4 persen pada Maret (year on year/yoy) karena faktor libur Hari Raya Idul Fitri 1447 H/2026, serta konsumsi bahan bakar minyak (BBM) tinggi yang memengaruhi harga bahan pangan/pokok selama momentum ini.
"Inflasi diperkirakan melonjak 5 hingga 5,4 persen pada Maret (yoy) karena faktor Lebaran, tapi juga dorongan kenaikan harga BBM nonsubsidi. Tantangan akan muncul saat konsumsi BBM pada saat mudik Lebaran lebih tinggi, sementara stok terganggu dengan adanya perang di Timur Tengah," kata Bhima di Jakarta, Senin.
"Inflationary pressure dari BBM ke pangan meningkatkan harga di level pasar tradisional dan ritel modern," ujarnya menambahkan.
Lebih lanjut, Bhima mengatakan biaya logistik yang naik ini akan diteruskan dari pengusaha ke konsumen, yang dapat memengaruhi perilaku belanja pada momentum tersebut.
"Ekspektasi masyarakat sebagian akan berhemat di kala Lebaran, atau tidak membelanjakan seluruh dana tunjangan hari raya (THR). Efeknya adalah masyarakat menahan belanja barang sekunder dan tersier saat Lebaran. Konsumsi jadi tidak optimal, padahal ini momentum yang ditunggu pelaku usaha sepanjang tahun," jelas dia.
Fenomena lain, lanjut Bhima, adalah pengurangan durasi hari tinggal (duration of stay) di lokasi mudik, yang juga dipengaruhi naiknya harga kebutuhan pokok.
"Omzet pelaku usaha akomodasi dan transportasi yang seharusnya naik berkali lipat mungkin tidak sesuai rencana awal," kata Bhima. (end/ant)
Riset Terkait
Berita Terkait
