BUANA FINANCE BERENCANA TAMBAH KEGIATAN USAHA BARU
Share via
Terbit Pada
10 April 2026
Saham Terkait
Terakhir diperbarui: 31-03-2026, 09:21:am
09931079
IQPlus, (10/4) - PT Buana Finance Tbk. (BBLD) emiten dibidang Pembiayaan berencana melakukan penambahan Kegiatan Usaha.
Manajemen BBLD dalam keterangan tertulisnya Kamis (9/4) menuturkan bahwa BBLD berencana menambah kegiatan usaha baru yaitu KBLI 64959 (Aktivitas Pemberian Kredit Lainnya YTDL) Unit Usaha Syariah di Perseroan. Penambahan kegiatan usaha ini dilakukan dengan pertimbangan Potensi pasar Indonesia yang sangat besar dari sisi demografi menjadi landasan utama pengembangan industri keuangan syariah.
Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) dalam publikasi Statistik Indonesia 2025, jumlah penduduk Indonesia mencapai sekitar 284,44 juta jiwa dengan laju pertumbuhan sebesar kurang lebih 1,09% per tahun pada periode 2020-2025. Selain itu, merujuk pada data Direktorat Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Ditjen Dukcapil) Kementerian Dalam Negeri serta publikasi statistik semester I tahun 2025, populasi Muslim di Indonesia mendominasi dengan proporsi sekitar kurang lebih 87,20% dari total penduduk. Kondisi ini menjadikan Indonesia sebagai pasar yang sangat potensial bagi pengembangan pembiayaan berbasis syariah.
Bersumber dari press release "Sharia bangking positive performance in 2024 "Otoritas Jasa Keuangan (OJK) tahun 2025 (SP 35/GKPB/OJK/II/2025) Perbankan syariah nasional mencatatkan kinerja yang positif pada tahun 2024, dengan total aset mencapai Rp980,30 triliun atau tumbuh sebesar 9,88% secara tahunan (yearon-year) pada Desember 2024, yang mencerminkan semakin berkembangnya ekosistem keuangan syariah di Indonesia.
Jumlah jemaah umrah Indonesia menunjukkan pertumbuhan yang konsisten dan signifikan, dengan total mencapai lebih dari 1,46 juta jemaah pada tahun 2024, meningkat tajam dibandingkan sekitar 1,00 juta jemaah pada tahun 2022 dan 1,37 juta jemaah pada tahun 2023 (sumber: Kementerian Agama RI, 2025). Tren peningkatan yang berkelanjutan ini mencerminkan tingginya dan terus tumbuhnya permintaan masyarakat terhadap perjalanan ibadah ke Tanah Suci.
Namun BBLD akan terlebih dahulu akan meminta persetujuan dari Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan yang akan digelar pada tanggal 18 Mei 2026. (end)
Riset Terkait
Berita Terkait
