BCA Sekuritas
langid
Berita Harian

BTN : PENEMPATAN SAL JAGA LIKUIDITAS STABIL DI TENGAH TANTANGAN EKONOMI

Terbit Pada

30 June 2026

Saham Terkait

Terakhir diperbarui: 23-06-2026, 05:43:pm

18046060

IQPlus, (30/6) - PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BTN) menyambut kebijakan penempatan kembali dana saldo anggaran lebih (SAL) yang dipandang sebagai langkah strategis bagi perbankan untuk menjaga likuiditas tetap stabil di tengah berbagai tantangan ekonomi. Pemerintah

Direktur Utama BTN Nixon LP Napitupulu menyampaikan, likuiditas yang kuat menjadi motor utama bagi perseroan dalam menjalankan fungsi intermediasi secara lebih optimal guna memacu pertumbuhan kredit yang berdampak langsung pada penggerak ekonomi.

"Kami menyampaikan terima kasih kepada Kementerian Keuangan atas kepercayaan yang diberikan kepada BTN," kata Nixon dalam keterangannya di Jakarta, Selasa.

Nixon menambahkan bahwa penempatan dana SAL ini sangat penting bagi perseroan. Dana ini, imbuh dia, bukan sekadar memperkuat fundamental likuiditas perusahaan, tetapi menjadi stimulus bagi perseroan untuk terus menggerakkan roda perekonomian melalui penyaluran kredit yang lebih agresif namun tetap terukur.

Perseroan menyatakan, pihaknya resmi menerima tambahan penempatan dana SAL dari Pemerintah. Dengan adanya suntikan dana segar ini, total dana SAL yang dikelola oleh BTN kini meningkat signifikan.

Sementara itu, Direktur Treasury & International Banking BTN Venda Yuniarti menambahkan bahwa perseroan kini memiliki ruang yang lebih luas untuk mengoptimalkan fungsi intermediasi perbankan, seiring dengan dukungan likuiditas yang semakin kokoh.

Perseroan berkomitmen untuk menyalurkan dana tersebut ke sektor-sektor yang memiliki dampak luas (multiplier effect) terhadap pertumbuhan ekonomi, khususnya sektor perumahan yang menjadi fokus utama BTN. Ekonomi

"Tugas kami adalah memastikan likuiditas ini tersalurkan dengan efektif ke sektor riil. Kami optimistis, dengan total dana SAL yang ada, BTN dapat memberikan kontribusi nyata dalam menjaga stabilitas ekonomi dan mendorong pertumbuhan kredit yang berkualitas," kata dia.

Venda menegaskan bahwa pengelolaan dana tersebut akan tetap mengikuti prinsip kehati-hatian (prudential banking).

Hal ini dilakukan untuk menjaga efisiensi operasional perseroan agar tetap kompetitif di tengah fluktuasi pasar uang, sekaligus memastikan pembiayaan yang disalurkan tepat sasaran dalam mendukung target pertumbuhan ekonomi. (end/ant)