BRPT RAIH PENDAPATAN SEBESAR US$5,686 JUTA DI SEMESTER I 2026
Share via
Terbit Pada
03 August 2026
Saham Terkait
Terakhir diperbarui: 30-07-2026, 09:20:am
21429397
IQPlus, (3/8) - PT Barito Pacific Tbk. ("Barito Pacific", "BRPT" atau "Perseroan") hari ini merilis laporan keuangan konsolidasi tidak diaudit untuk enam bulan pertama tahun 2026:
Agus Pangestu, Direktur Utama Perseroan, menyatakan bahwa "Semester satu 2026 masih diwarnai oleh situasi global yang bergejolak, dengan ketidakpastian dinamika geopolitik yang masih membayangi pasar. Di tengah kondisi tersebut, platform terintegrasi Barito Pacific di sektor Energi, Kimia, dan Infrastruktur kembali menunjukkan ketangguhannya, didukung oleh eksekusi yang disiplin serta meningkatnya kontribusi dari bisnis infrastruktur dan energi terbarukan. Portofolio kami yang terdiversifikasi memungkinkan Perseroan untuk beradaptasi terhadap perubahan kondisi pasar sekaligus terus menciptakan nilai jangka panjang yang berkelanjutan".
Pada semester pertama tahun 2026, Perseroan membukukan EBITDA yang kuat sebesar US$1.089 juta serta laba bersih setelah pajak konsolidasian sebesar US$518 juta, yang mencerminkan ketangguhan model bisnis terintegrasi kami serta disiplin dalam pelaksanaan operasional.
Keberhasilan integrasi aset Shell di Singapura menghasilkan kinerja segmen refinery yang sangat kuat di tengah dislokasi pasar akibat dinamika di Timur Tengah, sementara kondisi pasar bagi fasilitas kimia yang beroperasi secara standalone di Indonesia masih tetap menantang. Kekuatan portofolio usaha kami yang terdiversifikasi memungkinkan Perseroan menangkap berbagai peluang di sepanjang rantai nilai sekaligus mengurangi dampak pelemahan pada segmen tertentu. Yang tidak kalah penting, jaringan manufaktur terintegrasi kami di Indonesia dan Singapura meningkatkan keandalan pasokan serta fleksibilitas operasional, sehingga Perseroan dapat membantu mengurangi kendala pasokan di pasar domestik di tengah meningkatnya ketidakpastian geopolitik dan gangguan terhadap rantai pasok global.
Melanjutkan kinerja yang kuat pada semester pertama ini, kami tetap berkomitmen kuat untuk terus berinvestasi di Indonesia, yang tercermin dari perkembangan proyek CA-EDC domestik kami yang berjalan sesuai rencana. Investasi senilai sekitar US$1 miliar tersebut telah mencapai 72% penyelesaian konstruksi dan tetap berada pada jalur yang tepat untuk mulai beroperasi pada tahun 2027.
Sejalan dengan itu, kami juga terus mengembangkan kapasitas operasi panas bumi kami, yang diproyeksikan akan meningkatkan total kapasitas terpasang menjadi lebih dari 1 GW pada akhir tahun ini. Secara keseluruhan, investasi-investasi tersebut menegaskan komitmen jangka panjang Perseroan dalam memperkuat infrastruktur industri dan energi Indonesia, sekaligus mendukung pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan.
Sebagai perusahaan Indonesia yang tengah bertransformasi menjadi grup energi dan industri terkemuka di tingkat regional, kami tetap berkomitmen untuk memperkuat fondasi usaha di dalam negeri, sekaligus secara selektif mengejar peluang pertumbuhan anorganik yang memberikan nilai tambah di kawasan. Ke depan, Barito Pacific akan terus berfokus pada pelaksanaan strategi transformasi jangka panjang, memperkuat ketahanan kinerja, serta menciptakan nilai yang berkelanjutan bagi seluruh pemangku kepentingan.
Pendapatan bersih konsolidasi meningkat menjadi US$5,686 juta pada 6M26, terutama disebabkan
oleh:
- Peningkatan pendapatan bersih dari entitas anak Chandra Asri Group, terutama didorong oleh kinerja kilang yang luar biasa serta integrasi aset ritel ExxonMobil di Singapura.
- Pendapatan segmen energi terbarukan meningkat 11.5% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya (YoY) menjadi US$334 juta pada 6M26. Pertumbuhan ini terutama didukung oleh peningkatan produksi listrik panas bumi seiring bertambahnya kapasitas pasca penyelesaian proyek retrofit, serta kinerja pembangkit listrik tenaga angin yang lebih kuat selama periode tersebut.
EBITDA mencapai US$1,084 juta
EBITDA 6M26 berada pada posisi kuat US$1,084 juta seiring dengan margin kilang yang kuat, integrasi segmen bahan bakar ritel, dan efisiensi biaya yang berkelanjutan di segmen energi terbarukan.
Laba Bersih Setelah Pajak Konsolidasi mencapai US$518 juta
Sejalan dengan pencapaian operasional yang kuat, kami membukukan laba bersih setelah pajak 6M26 sebesar US$518 juta.
Total Aset dan Total Liabilitas
Per 6M26, Total Aset kami berdiri di US$18,952 juta. Meskipun volatilitas meningkat dan ketidakpastian tinggi, kami telah mempertahankan profil likuiditas yang kuat, dengan net debt to equity tetap stabil di 0.76x. (end)
Riset Terkait
Berita Terkait
