BCA Sekuritas
    langid
    Berita Harian

    BRI: PERPANJANGAN SAL JAGA LIKUIDITAS DAN TRANSMISI KE SEKTOR RIIL

    Terbit Pada

    26 February 2026

    Saham Terkait

    Terakhir diperbarui: 09-02-2026, 10:00:am

    05650650

    IQPlus, (26/2) - PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk menyampaikan, perpanjangan masa penempatan saldo anggaran lebih (SAL) pemerintah berdampak positif terhadap terjaganya stabilitas likuiditas perbankan sekaligus transmisi kebijakan fiskal ke sektor riil.

    "Jadi kita sangat gembira karena kemarin memang ada informasi dari Kementerian Keuangan bahwa untuk penempatan dana pemerintah SAL, yang semula akan jatuh tempo 13 Maret 2026, ini akan diperpanjang," kata Direktur Treasury and International Banking BRI Farida Thamrin dalam konferensi pers Paparan Kinerja Keuangan Triwulan IV 2025 secara daring di Jakarta, Kamis.

    Farida mengatakan bahwa total dana SAL yang diterima BRI mencapai Rp80 triliun, terdiri dari Rp55 triliun yang ditempatkan sejak fase awal serta tambahan Rp25 triliun pada fase kedua yang sudah tidak diperpanjang karena penempatannya bersifat jangka pendek (short term).

    Dari keseluruhan dana SAL tersebut, jelas dia, BRI menyalurkannya sebagai kredit kepada debitur dari berbagai segmen mulai dari usaha mikro, usaha kecil dan menengah (SME), konsumer, dan sedikit korporasi.

    "Tapi untuk BRI, kredit yang disalurkan ini mayoritas adalah ke sektor mikro. Itu hampir mencapai 50 persen, dari total penyaluran SAL yang dilakukan oleh BRI," kata Farida. (end/ant)