BRI ISYARATKAN RASIO DIVIDEN 2025 LEBIH TINGGI DARI LEVEL HISTORIS
Share via
Terbit Pada
26 February 2026
Saham Terkait
Terakhir diperbarui: 05-02-2026, 09:20:am
05648693
IQPlus, (26/2) - PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (kode saham: BBRI) membuka kemungkinan untuk meningkatkan rasio pembayaran dividen (dividend payout ratio) untuk tahun buku 2025 ke level yang lebih tinggi dibandingkan historisnya, seiring dengan tetap kuatnya permodalan perseroan.
Direktur Utama BRI Hery Gunardi dalam konferensi pers Paparan Kinerja Keuangan Triwulan IV 2025 secara daring di Jakarta, Kamis, menjelaskan bahwa penentuan rasio dividen salah satunya memang mempertimbangkan kondisi struktur permodalan atau capital adequacy ratio (CAR).
Selain itu, rasio dividen juga mempertimbangkan rencana pertumbuhan untuk mendukung bisnis yang berkelanjutan di masa mendatang.
Hery mengatakan bahwa pada saat ini kondisi permodalan BRI sangat memadai sebagaimana tercermin dari CAR yang berada pada level 23,52 persen per akhir 2025 atau di atas ketentuan minimum regulator.
"Mempertimbangkan kondisi tersebut, seyogianya kami memiliki ruang untuk memberikan dividen dengan payout ratio yang lebih tinggi dibandingkan dengan level histori selama ini," kata dia.
Dengan rasio dividen yang tinggi, ia menambahkan bahwa langkah ini merupakan upaya perseroan untuk senantiasa memberikan nilai tambah yang berkelanjutan kepada para pemegang saham.
Kebijakan tersebut juga berpotensi meningkatkan return on equity (ROE) BRI seiring dengan optimalisasi struktur permodalan.
Sebelumnya untuk tahun buku 2024, BRI membagikan dividen sebesar Rp51,73 triliun, meningkat dibandingkan dengan dividen yang dibayarkan pada tahun sebelumnya sebesar Rp48,10 triliun.
BRI mencatat laba bersih konsolidasian yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk sebesar Rp60,15 triliun untuk tahun buku 2024. (end/ant)
Riset Terkait
Berita Terkait
