BPS CATAT PENINGKATAN TIPIS ANGKA KETIMPANGAN GINI RATIO DI 0,368
Share via
Kategori
Ekonomi Bisnis
Terbit Pada
05 August 2026
21656501
IQPlus, (5/8) - Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat adanya sedikit kenaikan tingkat ketimpangan pengeluaran penduduk Indonesia, yang diukur melalui Gini Ratio pada Maret 2026 menjadi 0,368 poin atau naik 0,005 dibandingkan kondisi September 2025 yang tercatat sebesar 0,363.
Deputi Bidang Neraca dan Analisis Statistik BPS Edy Mahmud menjelaskan Gini Ratio memiliki nilai antara 0 hingga 1, di mana semakin mendekati 0 menunjukkan distribusi pengeluaran yang semakin merata, sedangkan semakin mendekati 1 mencerminkan tingkat ketimpangan yang semakin tinggi,
"Tingkat ketimpangan diukur melalui Gini Ratio. Nilai Gini Ratio berada antara 0 dan 1. Semakin tinggi nilai Gini Ratio berarti semakin tinggi ketimpangannya," katanya di Jakarta, Rabu.
Berdasarkan wilayah, dijelaskan dia, tingkat ketimpangan pengeluaran masyarakat di perkotaan masih lebih tinggi dibandingkan wilayah perdesaan.
Pada Maret 2026, Gini Ratio di perkotaan tercatat sebesar 0,387, sementara di perdesaan sebesar 0,296. Dibandingkan dengan September 2025, tingkat ketimpangan di wilayah perkotaan maupun perdesaan sama-sama mengalami peningkatan. (end)
Riset Terkait
Berita Terkait
