BCA Sekuritas
langen
Daily News

BPH MIGAS PASTIKAN PENYALURAN BBM BERJALAN BAIK SAAT NATAL-TAHUN BARU

Category

Business Economics

Published On

27 November 2025

33057604

IQPlus, (27/11) - Kepala Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas) Wahyudi Anas memastikan penyediaan dan penyaluran bahan bakar minyak (BBM) telah direncanakan dengan baik di wilayah yang merayakan Natal 2025, destinasi wisata, dan aktivitas masyarakat menyongsong Tahun Baru 2026.

"Secara persiapan Natal-Tahun Baru 2025/2026, pemerintah bersama badan usaha penugasan bidang BBM telah menjalankannya dengan baik," ujar Wahyudi Anas, dalam keterangannya di Jakarta, Kamis.

Wahyudi menegaskan wilayah dengan potensi kenaikan permintaan BBM menjadi fokus utama dan terus diantisipasi kemungkinan terjadinya lonjakan konsumsi.

"Harapannya, Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 dapat berjalan lancar dan distribusi aman. Serta, kita bisa antisipasi apabila ada lonjakan di konsumen," katanya pula.

Sebelumnya, pemerintah memastikan kesiapan penyediaan dan pendistribusian BBM menjelang Natal 2025 dan Tahun Baru 2026.

Wakil Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Yuliot mengatakan kelancaran suplai energi menjadi fokus pemerintah agar masyarakat dapat merayakan momen akhir tahun dengan nyaman.

Ia pun mengimbau seluruh pemangku kepentingan memperkuat kolaborasi agar masyarakat mendapatkan pelayanan optimal selama libur panjang akhir tahun.

"Ini merupakan upaya bersama, Kementerian ESDM, BPH Migas dan Direktorat Jenderal Migas, dalam rangka memberikan layanan maksimal kepada masyarakat," katanya saat kunjungan kerjanya ke Integrated Terminal Jakarta, Selasa (25/11).

Menurut Yuliot, wilayah Region Jawa Bagian Barat (RJBB) menjadi tulang punggung distribusi BBM nasional, mengingat cakupan layanan Integrated Terminal Plumpang yang mencapai sepertiga dari total penyaluran di Indonesia.

"Total layanan di Integrated Terminal Plumpang ini mencakup 35 persen secara nasional. Ini sesuatu kontribusi yang sangat besar," ujarnya lagi.

Mitigasi risiko terhadap faktor cuaca dan potensi bencana alam, terutama pada jalur distribusi utama menjadi hal yang penting.

Untuk itu, kata Yuliot pula, koordinasi dengan pemerintah daerah harus berjalan dengan baik.

"Jangan sampai terisolasi, akibat peristiwa dari hidrologi dan pergerakan tanah," ujarnya.

Sementara, Direktur Logistik dan Infrastruktur PT Pertamina (Persero) Jaffee Arizon Suardin menyampaikan Pertamina berkomitmen meningkatkan layanan kepada masyarakat melalui perbaikan di seluruh lini operasional.

"Tim (Pertamina) terus bekerja keras untuk menjaga suplai (BBM) terjaga dengan baik," katanya lagi.

Kegiatan di Integrated Terminal Plumpang ini turut dihadiri Kepala BPH Migas Wahyudi Anas, Anggota Komite BPH Migas yakni Bambang Hermanto, Erika Retnowati, Harya Adityawarman, dan Hasbi Anshory. (end/ant)