BIDIK PERTUMBUHAN PENDAPATAN HINGGA 10%, INPP SIAPKAN CAPEX RP400 MILIAR DI 2026
Share via
Terbit Pada
12 June 2026
Saham Terkait
Terakhir diperbarui: 09-06-2026, 11:13:am
16237444
IQPlus, (12/6) - Emiten pengembang dan operator destinasi gaya hidup, PT Indonesian Paradise Property Tbk. (INPP), menetapkan target optimistis untuk tahun buku 2026. Perseroan membidik pertumbuhan pendapatan sebesar 5% hingga 10% secara tahunan (year-on-year).
Guna memuluskan target tersebut, INPP telah mengalokasikan anggaran belanja modal atau capital expenditure (capex) sekitar Rp400 miliar. Dalam materi paparan publik (public expose) tahunan yang dirilis manajemen perseroan, fokus utama INPP pada tahun ini adalah mempertahankan kinerja keuangan yang tangguh serta mendorong pertumbuhan pendapatan berulang (recurring income) melalui proyek-proyek yang dikembangkan.
Tercatat hingga Kuartal I-2026, kontribusi recurring income perseroan masih mendominasi dengan porsi mencapai 90%. "Fokus INPP tahun ini adalah mempertahankan kinerja keuangan yang tangguh, mendorong pertumbuhan recurring income melalui proyek-proyek yang dikembangkan," tulis manajemen INPP dalam dokumen resminya.
Dana capex sebesar Rp400 miliar tersebut akan difokuskan untuk membiayai kelanjutan ekspansi portofolio komersial dan mixed-use di sejumlah kota besar di Indonesia. Di antaranya, perseroan mengonfirmasi telah menyelesaikan pembangunan proyek 23 Semarang Shopping Center pada Kuartal II-2026, yang realisasinya berjalan sesuai dengan target waktu yang ditetapkan sebelumnya. Selain proyek di Semarang, INPP juga tengah memacu ekspansi ke wilayah Kalimantan Timur melalui proyek komersial terpadu.
Perseroan dijadwalkan memulai pembangunan proyek 88 Plaza di Balikpapan. Proyek ini telah mengawali fase pengerjaan infrastruktur pada akhir Kuartal I-2026, dan akan dilanjutkan ke tahap pembangunan struktur utama (structural topping) pada Kuartal III tahun ini. Langkah ekspansi yang terukur ini didukung oleh diversifikasi aset perseroan yang kuat.
Hingga pertengahan tahun 2026, INPP mengelola total 27 portofolio properti yang tersebar strategis di pusat-pusat bisnis dan pariwisata utama, seperti Jakarta, Bandung, Yogyakarta, Bali, Batam, hingga Makassar. Portofolio tersebut mencakup 6 aset komersial, 13 hotel dari 9 merek berbeda, serta sejumlah proyek residensial dan apartemen servis.
Melalui kombinasi serapan belanja modal yang agresif dan operasional aset komersial baru, manajemen optimistis struktur pendapatan perseroan akan semakin solid sekaligus mampu memberikan nilai tambah jangka panjang yang berkelanjutan bagi para pemegang saham. (end)
Riset Terkait
Berita Terkait
