BCA Sekuritas
langid
Berita Harian

BIDIK PERDAGANGAN LEBIH BESAR, RI-CHILE PERCEPAT OPTIMALISASI IC-CEPA

Kategori

Ekonomi Bisnis

Terbit Pada

21 July 2026

20142683

IQPlus, (21/7) - Menteri Perdagangan (Mendag) Budi Santoso bertemu Menteri Luar Negeri Chile Jose Francisco Perez Mackenna guna membahas kerja sama ekonomi terutama dengan mengoptimalkan Perjanjian Kemitraan Ekonomi Komprehensif antara Indonesia dan Cili (Indonesia-Chile Comprehensive Economic Partnership Agreement/IC-CEPA).

"Indonesia dan Chile sudah memiliki perjanjian dagang IC-CEPA. Hal yang perlu kedua negara lakukan selanjutnya adalah mengoptimalkan perjanjian ini untuk meningkatkan nilai perdagangan sekaligus memperluas akses pasar kedua negara," ujar Budi dalam keterangannya di Jakarta, Selasa.

Budi menekankan komitmen Indonesia dalam perjanjian IC-CEPA yang terus dirundingkan dan diimplementasikan bertahap.

Indonesia telah mengimplementasikan perjanjian di sektor perdagangan barang pada 2019 dan sektor perdagangan jasa pada 2025.

Indonesia dan Chile pun telah menandatangani pernyataan bersama tentang peluncuran perundingan sektor investasi pada 2024.

"Perundingan dan implementasi IC-CEPA kami lakukan bertahap berdasarkan prioritas. Kami harap, perundingan sektor investasi bisa diselesaikan secara intensif melalui serangkaian pertemuan virtual tahun ini," kata Budi.

Budi menilai perdagangan Indonesia dan Chile masih memiliki ruang untuk lebih diperluas. Untuk semakin mengoptimalkan perdagangan kedua negara, komunikasi yang erat antara pelaku usaha Indonesia dan Chile pun perlu semakin didukung.

Ia pun mengusulkan pembentukan forum pelaku usaha yang mempertemukan investor, eksportir, dan importir dari kedua negara.

Chile menempati posisi ke-46 sebagai negara tujuan ekspor Indonesia dan posisi ke-65 sebagai negara asal impor Indonesia. Sepanjang Januari-Mei 2026, total perdagangan Indonesia dengan Chile tercatat sebesar 226,2 juta dolar AS. Ekspor Indonesia ke Chile tercatat sebesar 179,1 juta dolar AS, kemudian impor Indonesia dari Chile sebesar 47,1 juta dolar AS. Indonesia surplus 132,1 juta dolar AS terhadap Chile.

Sementara itu, pada 2025, total perdagangan Indonesia dengan Chile tercatat sebesar 535,5 juta dolar AS, dengan ekspor Indonesia ke Chile sebesar 441,5 juta dolar AS dan impor Indonesia dari Chile sebesar 94,0 juta dolar AS. Indonesia surplus terhadap Chile sebesar 347,5 juta dolar AS.

Sejumlah produk ekspor utama Indonesia ke Chile, yakni mobil dan kendaraan bermotor lainnya, pupuk mineral atau kimia, serta beragam jenis alas kaki. Kemudian, untuk produk yang diimpor Indonesia dari Cili, yakni ikan beku, bubur kayu kimia, pupuk mineral dan kimia, pati, dan anggur.(end)