BI: INFLASI MARET 2026 YANG TERJAGA HASIL DARI KONSISTENSI KEBIJAKAN
Share via
Kategori
Ekonomi Bisnis
Terbit Pada
02 April 2026
09142470
IQPlus, (2/4) - Bank Indonesia (BI) memandang inflasi Indeks Harga Konsumen (IHK) pada Maret 2026 yang tetap terjaga dalam kisaran sasaran salah satunya merupakan hasil dari konsistensi kebijakan moneter.
Di samping itu, capaian tersebut didukung oleh eratnya sinergi pengendalian inflasi antara BI dan pemerintah baik pusat maupun daerah dalam Tim Pengendalian Inflasi Pusat dan Daerah (TPIP dan TPID) serta penguatan implementasi program ketahanan pangan nasional.
Direktur Eksekutif Departemen Komunikasi BI Ramdan Denny Prakoso dalam keterangan yang diterima di Jakarta, Kamis, menyampaikan bahwa ke depan, bank sentral Indonesia meyakini inflasi tetap terkendali dalam kisaran sasaran 2,5 plus minus 1 persen pada 2026 dan 2027.
Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) yang dirilis pada Rabu (1/4), IHK pada Maret 2026 tercatat mengalami inflasi sebesar 0,41 persen (month to month/mtm), sehingga secara tahunan IHK mengalami inflasi sebesar 3,48 persen (year on year/yoy) atau menurun dibandingkan dengan realisasi pada bulan sebelumnya sebesar 4,76 persen (yoy).
Selanjutnya, inflasi inti pada Maret 2026 tercatat sebesar 0,13 persen (mtm), lebih rendah dari realisasi pada bulan sebelumnya sebesar 0,42 persen (mtm).
Perkembangan inflasi inti tersebut dipengaruhi terutama oleh penurunan harga komoditas emas global dan ekspektasi inflasi yang tetap terjaga, di tengah kenaikan permintaan pada periode Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) Idul Fitri. (end/ant)
Riset Terkait
Berita Terkait
