BI: INDEKS HARGA PERUMAHAN DI BALI TUMBUH 1,06 PERSEN PADA AKHIR 2025
Share via
Kategori
Ekonomi Bisnis
Terbit Pada
26 February 2026
05652153
IQPlus, (26/2) - Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi Bali mencatat indeks harga properti residensial di Pulau Dewata tetap tinggi pada akhir 2025 dengan pertumbuhan 1,06 persen.
"Harga properti residensial di pasar primer pada triwulan IV 2025 masih tetap solid," kata Kepala Perwakilan BI Bali Erwin Soeriadimadja di Denpasar, Kamis.
Meski begitu, secara periode tiga bulanan indeks tersebut lebih rendah dibandingkan triwulan sebelumnya yang mencapai 1,08 persen berdasarkan hasil survei indeks harga properti residensial.
Pada akhir 2025, indeks properti perumahan di Bali tergolong tinggi, ditopang oleh kenaikan indeks harga di tiga tipe rumah yaitu kecil dengan luas bangunan kurang dari atau sama 36 meter persegi mencapai sebesar 1,57 persen.
Kemudian tipe rumah menengah dengan luas bangunan 36-70 meter persegi dengan kenaikan sebesar 1,12 persen dan tipe rumah besar dengan luas bangunan di atas 70 meter persegi mencapai 0,82 persen.
Menurut Erwin, indeks harga rumah di Bali didorong oleh kenaikan harga bangunan karena kenaikan harga faktor produksi. (end/ant)
Riset Terkait
Berita Terkait
