BCA Sekuritas
langid
Berita Harian

BEI CATAT INVESTOR SAHAM SULTENG MASIH DIDOMINASI GEN Z DAN MILLENIAL

Kategori

Ekonomi Bisnis

Terbit Pada

23 July 2026

20358214

IQPlus, (23/7) - Bursa Efek Indonesia (BEI) mencatat pangsa investor pasar saham di Sulawesi Tengah masih didominasi generasi Z (Gen Z) dan generasi milenial sebesar 63,4 persen.

"Sejak beberapa tahun terakhir Gen Z dan milenial masih tetap konsisten mendominasi pasar saham," kata Kepala BEI Perwakilan Sulawesi Tengah Putri Irnawati di Palu, Kamis.

Ia mengemukakan dilihat dari demografi kalangan anak muda yang melantai di bursa efek, rata-rata kisaran usia 18 tahun sampai 25 tahun.

Dari pertumbuhan investor pasar modal 2026 di provinsi itu 103 persen atau 263.185 orang Single Investor Identification (SID), dengan di antaranya 166.842 SID merupakan kalangan Gen Z dan milenial.

"Peningkatan itu tidak terjadi begitu saja, banyak proses yang kami lakukan menarik minat masyarakat melantai di pasar modal, seperti lewat sekolah pasar modal, membentuk galeri investasi di kampus, maupun edukasi dan literasi tentang keuangan," ujarnya.

Ia menjelaskan hingga pertengahan 2026 pihaknya terus menggencarkan kegiatan edukasi literasi keuangan pasar saham kepada masyarakat, selain untuk menarik minat orang berkontribusi di bursa efek.

"Kami juga berperan mencegah investasi bodong melalui literasi keuangan," ucap Putri.

Ia menambahkan transaksi pasar modal Sulteng saat ini terus menuju ke arah lebih baik, menurut data perdagangan saham BEI selama periode 13-17 Juli 2026 ditutup pada zona positif, peningkatan tertinggi rata-rata nilai transaksi harian yaitu sebesar 36,25 persen menjadi Rp13,99 triliun dari Rp10,27 triliun pada pekan sebelumnya.

"Data rata-rata volume transaksi harian pekan ini turut mengalami kenaikan sebesar 27,75 persen menjadi 26,17 miliar lembar saham, dari 20,49 miliar lembar saham pada pekan sebelumnya," kata dia menuturkan.

Selain itu rata-rata frekuensi transaksi harian pekan ini juga mengalami peningkatan, yakni sebesar 24,60 persen menjadi 2,33 juta kali transaksi dari 1,87 juta kali transaksi pada pekan lalu. (end/ant)