BCA Sekuritas
langid
Berita Harian

BANK SAQU HIMPUN DPK Rp8,9 TRILIUN, KREDIT TUMBUH 37,4 PERSEN

Kategori

Ekonomi Bisnis

Terbit Pada

27 July 2026

20726421

IQPlus (27/7) - Bank Saqu, layanan perbankan milik Astra Financial dan WeLab, menghimpun dana pihak ketiga (DPK) sebesar Rp8,9 triliun hingga Juni 2026, dengan penyaluran kredit tumbuh 37,4 persen secara tahunan (year on year/yoy) menjadi Rp8,6 triliun.

Pelaksana Tugas Presiden Direktur Bank Saqu Leka Madiadipoera mengatakan pertumbuhan tersebut didukung meningkatnya kepercayaan masyarakat terhadap solusi keuangan yang ditawarkan perseroan, yang tercermin dari lebih dari 3,8 juta nasabah.

"Kami melihat pertumbuhan ini sebagai wujud kepercayaan masyarakat akan solusi keuangan yang praktis, relevan, dan mampu mendukung berbagai tujuan finansial, baik untuk kebutuhan pribadi maupun pengembangan usaha. Kepercayaan tersebut menjadi fondasi bagi kami untuk terus menghadirkan layanan yang memberikan nilai tambah bagi nasabah," ujar Leka dalam keterangan resmi di Jakarta, Minggu.

Ia mengatakan penyaluran kredit ditopang oleh segmen Bank Saqu Bisnis dan Digital serta kepercayaan jutaan nasabah yang memanfaatkan layanan Bank Saqu untuk mendukung aktivitas usaha maupun kebutuhan finansial sehari-hari.

Menurut Leka, meningkatnya kebutuhan pembiayaan dari pelaku usaha dan masyarakat produktif turut menopang pertumbuhan kredit perseroan.

"Pertumbuhan kredit yang sehat didorong oleh meningkatnya kebutuhan pembiayaan dari pelaku usaha dan masyarakat produktif. Kami terus menghadirkan solusi yang relevan dengan kebutuhan nasabah, sekaligus menjaga kualitas pertumbuhan bisnis melalui penerapan prinsip kehati-hatian yang kuat," katanya.

Selain menyediakan layanan perbankan digital, Bank Saqu juga mengembangkan berbagai program untuk mendukung pelaku usaha dan masyarakat produktif.

Melalui Solopreneur Academy, perseroan mendukung pengembangan kapasitas pelaku usaha yang hingga kini diikuti 1.000 peserta.

Perusahaan juga menghadirkan Sunrise Society yang sejak Juli 2025 telah diikuti lebih dari 2.300 peserta sebagai wadah membangun jejaring.

Dalam layanan perbankan digital, Bank Saqu menyediakan berbagai fitur pengelolaan keuangan, antara lain Saku Nabung, Saku Transaksi, Deposito Reguler, serta Tabungmatic.

Di segmen pembiayaan, Bank Saqu Bisnis menyediakan layanan Internet Banking, kredit modal kerja, kredit investasi, serta kredit kendaraan bermotor untuk mendukung kebutuhan operasional maupun pengembangan usaha nasabah.

Ke depan, perusahaan memandang peluang pertumbuhan solopreneur dan pelaku usaha di Indonesia masih terbuka seiring transformasi ekonomi dan digitalisasi.

Oleh karena itu, perseroan berkomitmen terus memperluas akses terhadap solusi keuangan guna membantu nasabah mengelola keuangan dan mengembangkan usahanya.

Di tingkat industri, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat intermediasi perbankan nasional tetap tumbuh dengan profil risiko yang terjaga. Per Mei 2026, kredit perbankan tumbuh 11,51 persen secara tahunan menjadi Rp8.105,21 triliun dengan DPK meningkat 4,29 persen menjadi Rp9.073 triliun. (end)