BCA Sekuritas
    langid
    Berita Harian

    BANK MASPION CATAT KINERJA POSITIF DI 2025

    Terbit Pada

    21 May 2026

    Saham Terkait

    Terakhir diperbarui: 05-05-2026, 11:42:am

    14028849

    IQPlus, (21/5) - PT Bank Maspion Indonesia Tbk (Bank Maspion; BMAS) melaporkan kinerja positif pada tahun fiskal 2025 dengan membukukan laba bersih setelah pajak sebesar Rp31,8 miliar. Hasil ini menandai turnaround performance di tahun 2025 serta mencerminkan progres transformasi yang terencana selama bertahun-tahun juga pelaksanaan manajemen yang disiplin.

    Performa di tahun 2025 tidak lepas dari pertumbuhan kredit selama tiga tahun. Portofolio kredit Bank Maspion nyaris tumbuh dua kali lipat, dari Rp8,78 triliun pada tahun 2022 menjadi Rp17,34 triliun pada tahun 2025, seiring dengan ekspansi kredit selama tiga tahun berturut-turut. Laporan posisi keuangan secara keseluruhan mencerminkan trajektori yang sama: total aset tumbuh dari Rp14,96 triliun pada tahun 2022 menjadi Rp22,4 triliun pada tahun 2025, sementara Rasio Kecukupan Modal (CAR) menguat dari 31,55% menjadi 45,76% dalam periode yang sama. Basis modal yang hampir dua kali lipat seiring dengan pertumbuhan portofolio kredit, memberikan fondasi bagi pertumbuhan yang sekaligus ambisius dan terlindungi dengan baik.

    2025 mencatat kemajuan yang signifikan. Efisiensi operasional pulih secara tajam, dengan rasio BOPO meningkat dari 120,13% menjadi 97,15%, sebuah peningkatan sebesar 23 poin yang menunjukkan model operasional yang lebih ramping dan efisien. Kualitas kredit juga semakin membaik, dengan rasio kredit macet bruto turun dari 3,26% pada tahun 2024 menjadi 2,26% pada tahun 2025, sebuah peningkatan signifikan yang menunjukkan pendekatan disiplin dari Bank dalam mengelola portofolionya.

    "Hasil ini berasal dari upaya menahun dalam membangun pertumbuhan nasabah yang tepat, menjaga disiplin selama tahun 2024 yang sulit, serta bangkit kembali menjadi lebih kuat," kata Kasemsri Charoensiddhi, Direktur Utama PT Bank Maspion Indonesia Tbk.

    Rasio CASA Bank meningkat menjadi 27,16% dari 22,58% pada tahun 2024, yang mencerminkan pergeseran struktural menuju komposisi pendanaan yang lebih efisien dan berkelanjutan. Bank secara aktif mengelola posisi likuiditasnya sesuai dengan strategi pertumbuhannya.

    Melanjutkan transformasi pertumbuhan sejak tahun 2025, pada tahun 2026 Bank Maspion kembali masuk dengan agenda yang terfokus dan strategis. Ekspansi kredit korporasi tetap menjadi mesin pertumbuhan utama, dengan menargetkan perusahaan besar dan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) serta memanfaatkan jaringan KBank untuk menangkap arus bisnis regional ke pasar Indonesia. Seiring dengan pertumbuhan kredit, Bank berinvestasi pada aliran pendapatan berbasis biaya termasuk pembiayaan perdagangan, valuta asing, QRIS, dan perbankan transaksi, sumber pendapatan yang mendiversifikasi basis pendapatan dan mengurangi ketergantungan pada margin bunga. (end)