ASABRI-KEMENKEU INTEGRASI LAYANAN PEMBAYARAN PENSIUN LEBIH AKUNTABEL
Share via
Kategori
Ekonomi Bisnis
Terbit Pada
11 September 2026
25351418
IQPlus, (11/9) - PT ASABRI (Persero) bersama Kementerian Keuangan Republik Indonesia resmi meluncurkan integrasi layanan pembayaran pensiun pertama berbasis meta data untuk membangun tata kelola layanan yang cepat, tepat, transparan, dan akuntabel kepada peserta.
Direktur Utama PT ASABRI (Persero) Jeffry Haryadi P. Manullang mengatakan integrasi layanan pembayaran pensiun yang melibatkan data lintas instansi akan semakin mempermudah dan proses administrasi yang lebih cepat dalam penyaluran hak pensiun peserta ASABRI.
"Dengan pertukaran data yang terintegrasi antar instansi, proses administrasi menjadi lebih tepat, risiko kesalahan dapat diminimalkan, dan layanan kepada peserta dapat diberikan lebih optimal," jelas Jeffry dalam keterangan yang diterima, Jumat.
Keberhasilan implementasi ini merupakan hasil kolaborasi antara PT ASABRI (Persero) dengan Direktorat Jenderal Perbendaharaan Kementerian Keuangan Republik Indonesia melalui Direktorat Sistem Perbendaharaan serta Direktorat Sistem Informasi dan Teknologi Perbendaharaan.
Proses pembayaran pensiun pertama melibatkan pertukaran data lintas instansi yang selama ini sebagian besar masih berjalan secara manual. Melalui integrasi sistem ini, pertukaran data antar instansi berlangsung secara elektronik dan otomatis, memangkas alur administrasi yang tidak perlu, meningkatkan akurasi data, dan mempercepat penyaluran hak pensiun kepada peserta.
Hasilnya adalah layanan yang lebih berkualitas dengan proses lebih singkat, efisien, dan risiko kesalahan diminimalkan sejak awal.
Integrasi dua sistem pemerintah, yakni Aplikasi Gaji Web Kementerian Keuangan dan Aplikasi Backoffice ASABRI, menyederhanakan alur layanan melalui satu sistem yang terhubung. Integrasi tersebut memungkinkan data dari Aplikasi Gaji Web Kementerian Keuangan tersinkronisasi secara langsung dengan sistem ASABRI tanpa memerlukan penginputan ulang secara manual.
Kemudahan tersebut memberikan manfaat bagi seluruh pihak yang terlibat. Bagi peserta ASABRI, integrasi sistem dapat mempercepat proses pembayaran pensiun pertama. Sementara bagi ASABRI dan Kementerian Keuangan, integrasi ini membantu mengurangi beban administrasi sekaligus meningkatkan efisiensi koordinasi antarunit.
Dari sisi sistem, sinkronisasi data yang lebih akurat membantu memastikan ketersediaan data yang valid sehingga pembayaran dapat dilakukan secara tepat kepada pihak yang berhak. Integrasi ini juga menyederhanakan proses bisnis, mengotomatisasi tahapan administrasi yang sebelumnya dilakukan secara manual, serta mendorong digitalisasi dokumen agar proses menjadi lebih efisien dan aman.
Selain mempercepat pembayaran pensiun pertama, integrasi sistem turut meningkatkan akuntabilitas dalam pencatatan kewajiban atau utang peserta ASABRI yang memasuki masa pensiun. Sinkronisasi data yang lebih akurat juga dapat membantu mencegah terjadinya kelebihan pembayaran (ketelanjuran bayar), sehingga pengelolaan pembayaran pensiun menjadi lebih tertib, akurat, dan akuntabel.
ASABRI berkomitmen untuk terus melakukan evaluasi dan penyempurnaan atas implementasi integrasi ini. Sebagai langkah lanjutan, ASABRI mendorong perluasan integrasi serupa ke layanan pembayaran Tabungan Hari Tua (THT), sehingga seluruh hak peserta dapat terlayani dalam satu kesatuan proses yang lebih efisien dan menyeluruh. (end/ant)
Riset Terkait
Berita Terkait
