BCA Sekuritas
langid
Berita Harian

MIND ID PERLUAS PEMANFAATAN AI DI RANTAI NILAI PERTAMBANGAN

Kategori

Ekonomi Bisnis

Terbit Pada

11 September 2026

25354260

IQPlus, (11/9) - Holding Industri Pertambangan Indonesia MIND ID memperluas pemanfaatan kecerdasan artifisial (AI) di berbagai tahapan rantai nilai pertambangan, mulai dari eksplorasi, operasi tambang, pengolahan mineral hingga pemantauan emisi.

Transformasi tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat daya saing industri mineral nasional di tengah kebutuhan meningkatkan nilai tambah sumber daya alam dan menjalankan operasi pertambangan yang semakin efisien.

Wakil Direktur Utama MIND ID Dany Amrul Ichdan di Jakarta, Jumat, mengatakan perkembangan teknologi membuat keunggulan perusahaan tambang tidak cukup lagi hanya bertumpu pada besarnya sumber daya mineral yang dikelola.

Kemampuan membaca data dan menerjemahkannya menjadi keputusan operasional menjadi faktor yang semakin menentukan produktivitas serta keandalan industri pertambangan.

"Nilai AI bukan pada modelnya. Nilainya adalah pada keputusan yang lebih aman, aset yang lebih andal, penemuan sumber daya yang lebih baik, dan dampak operasional yang lebih rendah," ujar Dany.

Menurut dia, penerapan teknologi tersebut diarahkan pada persoalan nyata dalam kegiatan pertambangan, termasuk keselamatan pekerja. Grup MIND ID telah menggunakan sistem AI-enabled fatigue management yang mampu memberikan peringatan dini ketika mendeteksi indikasi kelelahan maupun microsleep pada operator.

Pemanfaatan AI juga menjangkau proses produksi. Teknologi AI vision digunakan untuk memantau kondisi conveyor dan mengenali lebih dini potensi gangguan seperti kerusakan belt, ukuran material yang tidak sesuai, maupun kontaminasi yang berpotensi menghambat proses produksi.

Sementara dalam proses hilirisasi mineral, teknologi machine learning dikembangkan untuk membantu optimalisasi operasi smelter, termasuk pengelolaan FeNi Rotary Kiln. Pemanfaatan data operasional tersebut ditujukan untuk menjaga stabilitas proses sekaligus meningkatkan efisiensi pengolahan mineral.

Penerapan teknologi digital juga berlangsung di PT Bukit Asam Tbk (PTBA). Integrasi data operasional secara real-time digunakan untuk mempercepat pemantauan proses kerja dan mendukung peningkatan produktivitas operasi pertambangan.

Teknologi AI bahkan mulai dimanfaatkan sejak tahap pencarian sumber daya melalui AI-enabled geologging. Teknologi ini membantu mempercepat analisis inti batuan dan meningkatkan kualitas pengolahan data pengeboran sehingga keputusan eksplorasi dan investasi dapat dilakukan dengan basis informasi yang lebih kuat.

Pada saat yang sama, MIND ID tengah mengembangkan energy and emissions intelligence yang mengintegrasikan informasi mengenai keandalan aset, efisiensi proses, konsumsi bahan bakar, dan emisi.

Sistem tersebut diarahkan untuk membantu perusahaan mengidentifikasi peluang efisiensi energi sekaligus memperkuat pengelolaan dampak lingkungan.

Dany menilai perubahan tersebut menunjukkan transformasi industri pertambangan nasional dari model yang terutama mengandalkan keunggulan sumber daya menuju industri yang semakin berbasis teknologi, data, dan pengetahuan.

"MIND ID sedang bergerak dari resource advantage menuju intelligence advantage. Kami ingin memastikan industri pertambangan Indonesia masuk ke babak yang lebih maju dengan memanfaatkan kemampuan teknologi untuk menciptakan operasi yang lebih aman, efisien, dan berkelanjutan," kata Dany. (end/ant)

BCA Sekuritas | BCA Sekuritas