ADB SALURKAN 150 JUTA DOLAR AS KE LINKNET, DUKUNG EKONOMI DIGITAL RI
Share via
Terbit Pada
11 March 2026
Saham Terkait
Terakhir diperbarui: 09-03-2026, 09:51:am
06926370
IQPlus, (11/3) - Bam Pembangunan Asia (Asian Development Bank /ADB) mendukung pengembangan ekosistem ekonomi digital Indonesia melalui pembiayaan senilai 150 juta dolar AS (Rp2,53 triliun, kurs per hari ini = Rp16.886) kepada PT Link Net Tbk (Linknet, kode emiten: LINK).
Pendanaan tersebut akan dimanfaatkan untuk memperkuat stabilitas perseroan serta memfasilitasi investasi lebih lanjut di pasar broadband fiber optik nasional, sehingga dapat mendukung penguatan kualitas jaringan internet broadband sebagai bagian dari infrastruktur digital di Indonesia.
"Dengan mendukung perluasan layanan infrastruktur digital Linknet, kami bertujuan untuk menyediakan akses yang inklusif dan adil serta membuka potensi ekonomi digital negara ini, yang diperkirakan mencapai 366 miliar dolar AS (Rp6,18 kuadriliun) pada tahun 2030," ujar Direktur ADB untuk Indonesia Bobur Alimov di Jakarta, Selasa.
Ia mengatakan, kerja sama tersebut memperkuat peran ADB sebagai salah satu mitra utama dalam agenda pengembangan digital Indonesia.
Kolaborasi tersebut, lanjut dia, juga akan mempermudah anggota komunitas dan pelaku bisnis lokal untuk mengakses layanan digital menggunakan jaringan fiber optik, serta mengembangkan model grosir akses terbuka yang akan meningkatkan kualitas broadband, produktivitas, dan partisipasi dalam ekonomi digital, terutama bagi UMKM.
Bobur Alimov menuturkan, kesepakatan tersebut turut mendukung komitmen iklim pemerintah Indonesia melalui teknologi hemat energi dan peningkatan aset jaringan.
Sejak 2015, industri broadband seluler Indonesia terus tumbuh pesat, tapi adopsi, akses, dan harga produk broadband tetap, seperti jaringan fiber optik, masih tertinggal dibandingkan negara tetangga.
Untuk mengatasi tantangan tersebut, pemerintah tengah mengembangkan regulasi untuk menyederhanakan proses perizinan dan menstandardisasi struktur biaya agar dapat meningkatkan daya saing industri broadband serat optik nasional.
Chief Executive Officer Linknet Kanishka Gayan Wickrama menyampaikan, kemitraan dengan ADB merupakan langkah penting untuk meningkatkan kemampuan pihaknya dalam mendukung optimalisasi potensi ekonomi digital Indonesia.
Kerja sama tersebut mendukung upaya Linknet, yang merupakan bagian dari perusahaan telekomunikasi internasional Axiata Group Berhad (Axiata), untuk menyediakan layanan yang lebih efisien dan cepat bagi pelanggan.
"Hal ini juga akan memungkinkan kami mengakses pembiayaan jangka panjang untuk selaras dengan pergeseran strategis dan operasional kami," ucap Kanishka Gayan Wickrama. (end/ant)
Riset Terkait
Berita Terkait
