BCA Sekuritas

bonds

Fixed Income Daily Notes 10 Aug 2026

Company

Fixed Income

Published On

10 August 2026 - 08.21am
vector
pdf icon

PDF

Fixed Income Daily Notes 10 Aug 2026

View

Latest update: 28-08-2026, 21:51

Americas

Payroll AS berkontraksi, sinyal pasar tenaga kerja mulai melemah. Ekonomi AS kehilangan 23 ribu pekerjaan pada Juli 2026, berbalik dari kenaikan 20 ribu pada bulan sebelumnya dan jauh di bawah ekspektasi pasar yang memperkirakan penambahan 80 ribu pekerjaan. Data ini semakin diperlemah oleh revisi turun payroll Mei–Juni yang menunjukkan penciptaan lapangan kerja 103 ribu lebih rendah dari laporan sebelumnya. Data terbaru ini mengindikasikan pasar tenaga kerja mulai kehilangan momentum, yang berpotensi mengurangi tekanan bagi The Fed untuk menaikkan suku bunga dalam waktu dekat.

Harga minyak turun, emas menguat. Harga minyak ditutup naik tipis ke sekitar USD78,2 per barel pada Jumat, namun masih mencatat penurunan lebih dari 7% sepanjang pekan akibat harapan tercapainya kesepakatan yang dapat memulihkan akses pelayaran melalui Selat Hormuz. Di sisi lain, harga emas bertahan di atas USD4.300 per ons setelah data ketenagakerjaan AS yang lebih lemah dari perkiraan mendorong pasar menurunkan ekspektasi kenaikan suku bunga The Fed dalam waktu dekat, sehingga daya tarik aset safe haven naik.

Yield UST dan dolar AS melemah pasca data tenaga kerja yang mengecewakan. Imbal hasil Treasury AS tenor 10 tahun turun ke sekitar 4,6% setelah data payroll Juli menunjukkan ekonomi AS kehilangan 23 ribu pekerjaan dan revisi data beberapa bulan sebelumnya juga jauh lebih lemah dari perkiraan. Kondisi tersebut mendorong pasar memangkas ekspektasi kenaikan suku bunga The Fed pada September, sehingga turut menekan indeks dolar AS ke level terendah dalam hampir dua bulan. Meski demikian, pelaku pasar masih mencermati perkembangan inflasi dan situasi Timur Tengah yang dapat memengaruhi arah kebijakan moneter ke depan.

Europe

Surplus perdagangan Jerman menyempit. Surplus perdagangan Jerman turun menjadi EUR15,4 miliar pada Juni 2026 dari EUR19,3 miliar pada bulan sebelumnya, lebih rendah dari ekspektasi pasar karena pertumbuhan impor jauh lebih kuat dibanding ekspor. Impor naik 4,4% MoM didorong peningkatan pembelian dari Uni Eropa dan China, sementara ekspor hanya naik 0,9% meski mencapai level tertinggi dalam hampir empat tahun. Di tengah kenaikan ekspor ke Inggris, pengiriman ke AS justru turun tajam 14,2%, menunjukkan melemahnya permintaan dari pasar ekspor utama Jerman.

Yield obligasi Eropa naik tipis. Yield Bund Jerman tenor 10 tahun naik ke sekitar 3,15%, sementara gilt Inggris tenor 10 tahun bertahan di kisaran 4,9% setelah kenaikan harga minyak kembali memicu kekhawatiran terhadap tekanan inflasi. Meski pasar masih berharap adanya solusi diplomatik terkait Selat Hormuz, ketidakpastian yang berlanjut membuat investor tetap berhati-hati terhadap prospek penurunan suku bunga oleh bank sentral

Asia

Inflasi China terus melandai. Inflasi tahunan China turun menjadi 0,5% YoY pada Juli 2026 dari 1,0% pada bulan sebelumnya, lebih rendah dari ekspektasi pasar, didorong oleh penurunan harga pangan yang berlanjut serta moderasi harga energi dan transportasi. Secara bulanan, indeks harga konsumen kembali mencatat deflasi sebesar 0,1%, mencerminkan permintaan domestik yang masih relatif lemah meskipun ekspor dan manufaktur menunjukkan ketahanan.

Yield Jepang naik, China tetap rendah. Yield JGB tenor 10 tahun naik ke sekitar 2,78% setelah kenaikan harga minyak kembali memicu kekhawatiran inflasi dan memperkuat ekspektasi pasar terhadap peluang kenaikan suku bunga lanjutan oleh Bank of Japan. Di sisi lain, yield obligasi pemerintah China tenor 10 tahun bertahan di sekitar 1,70%, didukung data perdagangan yang kuat dan surplus perdagangan yang melebar, meskipun ketegangan perdagangan dengan AS masih berlanjut menjelang pertemuan antara Presiden Xi Jinping dan Donald Trump pada September mendatang.