VALE PASTIKAN PABRIK MOROWALI DAN POMALAA BEROPERASI SESUAI TARGET
Share via
Published On
10 September 2026
Related Stocks
Latest update: 22-06-2026, 09:22:am
25259286
IQPlus, (10/9) - PT Vale Indonesia Tbk (INCO) memastikan pabrik pengolahan nikel high-pressure acid leach (HPAL) di Morowali (Indonesia Growth Project/IGP Morowali) dan Pomalaa beroperasi sesuai target, yaitu akhir 2026.
"Untuk Morowali dan Pomalaa, sekali lagi sesuai target, insya Allah dalam waktu dekat, kedua pabrik tersebut akan mulai beroperasi," kata Direktur dan Kepala Proyek PT Vale Indonesia Muhammad Asril dalam paparan publik (public expose) secara daring di Jakarta, Kamis.
Lebih lanjut, Asril mengatakan progres proyek smelter HPAL di Bahodopi, Morowali, Sulawesi Tengah itu telah berjalan dengan signifikan.
Ia mengatakan, baru-baru ini IGP Morowali telah menerima kedatangan dua autoclave yang merupakan reaktor inti di dalam fasilitas HPAL.
Pemasangan autoclave menjadi capaian penting dalam tahap konstruksi smelter proyek dengan nilai investasi mencapai 2 miliar dolar AS tersebut.
"Untuk HPAL-nya, dua autoclave yang sudah tiba, autoclave terakhir, untuk kapasitas (produksi) 60 ribu ton (nikel dalam mixed hydroxide precipitate/MHP) itu akan tiba di bulan akhir bulan ini atau awal bulan Oktober," ujar Asril.
Sementara itu, ia menyampaikan progres proyek IGP Pomalaa di Sulawesi Tenggara, juga menunjukkan peningkatan positif.
"Untuk di Pomala sendiri lebih advance, itu progresnya lebih jauh sekarang, sementara dalam tahap commissioning untuk HPAL-nya, di pertambangan sendiri sudah operasi, siap untuk supply ore limonate ke pabrik," kata Asril.
Ia melanjutkan pabrik HPAL di Pomalaa di kawasan industri PT Kolaka Nickel Indonesia (KNI) ini memiliki berkapasitas 120 ribu ton nikel per tahun dalam bentuk MHP.
"Insya Allah dalam waktu dekat, kita akan mulai bidik, dan kita akan tes pabrik dengan kapasitas 120 ribu ton MHP di Pomalaa," ujarnya.
Selain itu, ia mengatakan perkembangan dari IGP Sorowako Limonite, Sulawesi Selatan, juga berjalan cukup baik.
"Sedangkan Sorowako sama, jadi untuk mining-nya sendiri progresnya sudah cukup baik, limonate-nya sudah kita stockpiling," kata Asril. (end/ant)
Related Research
News Related
