PT TIMAH TARGETKAN TAMBAHAN CADANGAN 30 RIBU TON PADA 2026
Share via
Terbit Pada
10 September 2026
Saham Terkait
Terakhir diperbarui: 10-09-2026, 09:20:am
25258639
IQPlus, (10/9) - PT Timah (Persero) Tbk menargetkan penambahan cadangan timah sekitar 30 ribu ton pada 2026 untuk mengganti deplesi atau berkurangnya cadangan akibat kegiatan produksi sekaligus menjaga kesinambungan operasi perseroan.
Direktur Strategi Korporasi dan Pengembangan Usaha PT Timah Harry Budi Sidharta mengatakan peningkatan sumber daya dan cadangan menjadi salah satu fokus dalam strategi peningkatan operasi dan produksi perseroan.
"Dengan target mencapai penambahan cadangan sebesar 30.000 ton. Setidaknya itu menggantikan atau sesuai dengan hasil dari depletion. Ini menjaga sustainability produksi perusahaan," kata Harry dalam Public Expose Live 2026 secara daring di Jakarta, Kamis.
Hingga semester I 2026, PT Timah mencatat sumber daya mineral timah sebesar 798 ribu ton Sn dan cadangan mineral timah sebesar 312 ribu ton Sn.
Untuk memperkuat sumber daya dan cadangan tersebut, perseroan menjalankan kegiatan eksplorasi darat maupun laut.
Dalam paparan perseroan, kegiatan yang telah dilakukan pada 2026 antara lain survei geologi seluas 3.216 hektare, survei geofisika sepanjang 76 kilometer, dan survei topografi seluas 17.638 hektare.
Perseroan juga mencatat pengeboran eksplorasi sepanjang 41.104 meter dan pengeboran pandu sepanjang 12.971 meter sebagai bagian dari strategi peningkatan sumber daya dan cadangan.
Direktur Produksi dan Komersial PT Timah Ilhamsyah Mahendra mengatakan eksplorasi menjadi prioritas pada 2026 karena merupakan tahapan awal untuk menemukan sumber daya dan cadangan baru.
"Untuk usaha pertambangannya dimulai dari aktivitas eksplorasi yang merupakan saat ini menjadi prioritas di tahun 2026. Kemudian dilanjutkan di proses penambangan mineral timahnya itu sendiri," ujar Ilhamsyah.
Selain eksplorasi, perseroan mulai memfokuskan pengolahan timah primer serta mengoptimalkan produksi melalui penambahan alat kerja, peningkatan produktivitas peralatan dan percepatan pembukaan lokasi tambang baru.
Sejak Juli dan Agustus 2026, PT Timah menambah empat unit kapal isap produksi untuk mendukung pencapaian target operasi hingga akhir tahun. Penambahan alat kerja juga dilakukan pada sejumlah wilayah pertambangan darat.(end)
Riset Terkait
Berita Terkait
