TELKOM KOMITMEN BAGIKAN DIVIDEN 60-90 PRSEN LABA BERSIH TAHUN 2026
Share via
Published On
07 September 2026
Related Stocks
Latest update: 29-06-2026, 04:53:pm
24946605
IQPlus (7/9) - PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (TLKM) berkomitmen terus memberikan nilai terbaik kepada para pemegang saham dan pemangku kepentingan, salah satunya melalui pembagian dividen tunai.
Direktur Keuangan dan Manajemen Risiko Telkom Arthur Angelo Syailendra mengungkapkan perseroan berkomitmen untuk membagikan dividen dengan kisaran dividend payout ratio (DPR) sebesar 60-90 persen dari laba bersih tahun buku 2026.
"Pada prinsipnya, Telkom akan terus berupaya memberikan yang terbaik kepada para pemangku kepentingan dan para pemegang saham," ujar Angelo dalam Public Expose Live melalui PT Bursa Efek Indonesia (BEI) di Jakarta, Senin.
Angelo memastikan perseroan akan tetap mempertimbangkan pembagian dividen tunai setelah berakhirnya tahun buku berjalan, yang tentunya keputusannya akan ditetapkan melalui rapat umum pemegang saham (RUPS) terlebih dahulu.
"Per-assumption dari total dividen yang akan dibagikan berdasarkan dividen periode rasio sebesar 60-90 persen dari laba bersih," ujar Angelo.
Ia menjelaskan besaran dividen tunai yang dibagikan nantinya tidak hanya mempertimbangkan laba bersih perseroan, namun juga menyeimbangkan pertumbuhan dividen per saham dengan kebutuhan ekspansi dan investasi perusahaan.
Selain kebutuhan investasi, lanjutnya, keputusan pembagian dividen tunai juga akan mempertimbangkan kinerja perusahaan, kondisi pasar, serta aspirasi para pemegang saham.
Menurutnya, kebijakan itu diperlukan supaya tetap dapat memberikan imbal hasil kepada pemegang saham, sekaligus menjaga ruang untuk perseroan melakukan ekspansi dan investasi guna mendukung pertumbuhan bisnis.
"Telkom akan menyeimbangkan pertumbuhan dividen per share dengan kebutuhan ekspansi dan investasi Telkom, kinerja perusahaan, kondisi pasar, serta aspirasi para pemegang saham," ujarnya.
Dengan kebijakan itu, Telkom tetap membuka ruang untuk menjaga pertumbuhan dividen secara berkelanjutan, dengan tetap memperhatikan kebutuhan perusahaan dalam menjalankan agenda investasi dan pengembangan bisnis.
Hingga semester I 2026, Telkom membukukan pendapatan konsolidasi sebesar Rp75,9 triliun atau tumbuh 3,9 persen year on year (yoy) dibandingkan periode sama tahun sebelumnya.
Sejalan dengan pertumbuhan pendapatan, EBITDA perseroan meningkat 3,8 persen persen (yoy) menjadi Rp37,5 triliun, dengan EBITDA margin sebesar 49,4 persen.
Hingga periode ini, perseroan mencatatkan laba bersih yang diatribusikan kepada pemilik entitas induk sebesar Rp10,6 triliun, atau tumbuh 1,4 persen (yoy), dengan margin laba bersih sebesar 14,0 persen.
Sementara, laba bersih yang dinormalisasi (normalized net income) mencapai Rp11,3 triliun atau meningkat 6,2 persen persen (yoy) dengan margin sebesar 14,9 persen. (end)
Related Research
News Related
