PURBAYA SEBUT BGN AKAN LAKUKAN EFISIENSI LANJUTAN
Share via
Category
Business Economics
Published On
26 June 2026
17655459
IQPlus, (26/6) - Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa mengungkapkan, Badan Gizi Nasional (BGN) tengah menyiapkan kelanjutan efisiensi anggaran untuk programnya.
Rencana efisiensi tersebut disampaikan langsung oleh Kepala BGN Nanik S Deyang saat bertemu dengannya di Kantor Kementerian Keuangan, Kamis kemarin (25/6). Meski belum mengungkap besaran anggaran yang akan dihemat, Purbaya menyebut nilainya cukup signifikan.
"Kemarin saya ketemu kepala BGN. Sudah ke sini dia melaporkan bahwa akan ada penghematan lebih lanjut dari program BGN. Saya pikir cukup signifikan, tapi nanti biar kepala BGN yang mengumumkan," kata Purbaya dalam taklimat media di kantornya, Jakarta, Jumat.
Meski demikian, Purbaya memastikan penghematan BGN tidak akan memengaruhi porsi menu Program Makan Bergizi Gratis (MBG).
"Tidak (berubah), tetap. Jadi justru dipastikan makanannya tetap bergizi. Nanti deh, saya bukan ahli gizi. Yang jelas SDM-nya diperbaikin. Kalau enggak salah mereka akan meng-hire lebih banyak ahli gizi di situ," jelasnya.
Dalam pertemuan dengan Kepala BGN, Purbaya mendapat laporan mengenai sejumlah kendala yang dihadapi BGN dalam pelaksanaan program MBG, terutama terkait pengawasan di daerah.
Untuk mengatasi persoalan itu, Kementerian Keuangan (Kemenkeu) siap mengerahkan jajarannya ke daerah guna membantu pemantauan operasional Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).
"Saya bilang begini, kalau begitu ya udah. Yang nguasain di daerah-daerah biar aja Kementerian Keuangan. Nanti orang-orang saya di daerah akan monitor SPBG secara berkala. Jadi saya punya alat dan saya bisa kontrol ke anggarannya. Mereka setuju," ujarnya.
Meski Purbaya tidak merinci besaran efisiensi yang akan dilakukan BGN, namun ia tetap mendukung adanya kelanjutan penghematan anggaran agar program MBG terus berjalan.
"Saya setuju (efisiensi) apalagi kalau dipotong lebih banyak lagi. Iya, tapi biar programnya jalan,"kata Purbaya. (end/ant)
Related Research
News Related
