PDC TINGKATKAN KAPABILITAS TRANSPORTASI DAN LOGISTIK
Share via
Category
Business Economics
Published On
29 June 2026
17940545
IQPlus, (29/6) - PT Patra Drilling Contractor (PDC) terus memperkuat bisnis Transport & Logistics untuk mendukung operasional sektor energi di Indonesia.
Langkah ini dilakukan melalui penambahan armada, peningkatan kemampuan operasional, serta penerapan standar keselamatan kerja yang tinggi agar layanan yang diberikan semakin andal dan efisien.
Direktur Operasi & Marketing PDC, Agam Munawar, mengatakan transportasi dan logistik merupakan salah satu kapabilitas strategis yang berperan penting dalam menjaga keberlangsungan operasional industri energi.
Karena itu, PDC terus mengembangkan unit bisnis tersebut agar mampu menghadirkan layanan yang semakin andal, efisien, dan terintegrasi sesuai kebutuhan pelanggan.
"Keandalan operasional industri energi tidak hanya ditentukan oleh aktivitas di lokasi proyek, tetapi juga oleh kesiapan sistem transportasi dan logistik yang mendukungnya. Penguatan kapabilitas Transport & Logistics merupakan bagian dari strategi PDC untuk menghadirkan layanan yang lebih kompetitif sekaligus memperkuat posisi perusahaan sebagai mitra terpercaya di sektor jasa penunjang energi," ujar Agam, Minggu (28/6/2026).
Saat ini, unit bisnis Transport & Logistics PDC melayani kebutuhan logistik melalui jalur darat, laut, hingga udara.
Layanannya mencakup mobilisasi dan demobilisasi rig pengeboran, penyediaan alat angkut berat, kendaraan operasional, layanan penanggulangan tumpahan minyak menggunakan oil boom, hingga penyediaan Accommodation Work Barge (AWB) sebagai fasilitas akomodasi bagi pekerja di proyek pengeboran lepas pantai.
Manager Transport & Logistics PDC, Kurniawan Setyo Nugroho mengatakan bahwa alam industri energi, setiap proses mobilisasi memiliki peran penting terhadap kelancaran operasional.
"Fokus kami adalah memastikan seluruh armada, peralatan, dan personel dapat bergerak secara aman, tepat waktu, dan andal sehingga operasional pelanggan dapat berjalan tanpa hambatan," ujarnya. (end)
Related Research
News Related
