INDOSAT INBRENG ASET FIBER OPTIK TRILIUNAN RUPIAH KE ANAK USAHA
Share via
Published On
12 May 2026
Related Stocks
Latest update: 11-05-2026, 11:03:am
13130761
IQPlus, (12/5) - PT Indosat Tbk (IDX:ISAT) atau Perseroan bersama anak usahanya, PT Aplikanusa Lintasarta (Lintasarta), secara resmi melakukan penambahan modal berupa aset (inbreng) ke dalam PT Infra Fiber Teknologi (Anak Perusahaan).
Langkah strategis ini merupakan tindak lanjut dari perjanjian investasi yang diteken bersama PT Ainfrastruktur Indonesia Raya selaku investor pada Desember 2025 lalu.
Berdasarkan keterbukaan informasi disebutkan, transaksi ini melibatkan pengalihan aset jaringan serat optik milik kedua perusahaan. Nilai pasar aset jaringan fiber optik milik Indosat per 31 Desember 2025 diestimasi mencapai Rp8.186.665.000.000 (delapan triliun seratus delapan puluh enam miliar enam ratus enam puluh lima juta Rupiah). Aset tersebut mencakup jaringan backbone dan access sepanjang kurang lebih 71.245.292 meter serta jaringan kabel bawah laut sepanjang kurang lebih 3.305.372 meter.
Sementara itu, Lintasarta turut mengalihkan aset jaringan serupa dengan nilai pasar sebesar Rp256.046.000.000 (dua ratus lima puluh enam miliar empat puluh enam juta Rupiah). Secara total, gabungan nilai inbreng aset dari kedua entitas ini mencapai lebih dari Rp8,44 triliun.
Penambahan modal ini telah dituangkan dalam Akta Pemasukan No. 12 dan No. 13 tertanggal 7 Mei 2026 di hadapan notaris Buchari Hanafi. Selain inbreng aset, para pihak juga menandatangani sejumlah perjanjian operasional pada 6 Mei 2026, termasuk Wholesale Service Agreement, Reseller Agreement, dan Transition Service Agreement.
Manajemen Indosat menegaskan bahwa transaksi ini dilakukan sesuai dengan praktik bisnis yang berlaku umum dan tidak mengandung benturan kepentingan. Langkah ini diharapkan dapat mengoptimalkan pengelolaan aset jaringan serat optik perusahaan di bawah naungan Anak Perusahaan yang kemudian akan dikelola bersama pihak investor. (end)
Related Research
News Related
