BCA Sekuritas
langen
Daily News

HARGA MINYAK NAIK USAI AS LANCARKAN SERANGA TERHADAP IRAN

Category

Commodity

Published On

09 June 2026

16024405

IQPlus, (10/6) - Harga minyak naik setelah militer AS melancarkan serangan terhadap Iran menyusul jatuhnya helikopter Amerika, yang menimbulkan ancaman baru terhadap gencatan senjata rapuh yang telah diuji oleh serangan-serangan baru-baru ini di Timur Tengah.

Harga minyak mentah West Texas Intermediate naik hingga 1,9 persen menjadi US$89,91 per barel setelah ditutup 3,4 persen lebih rendah pada hari Selasa (9 Juni). Brent berada di atas US$91.

Serangan "pertahanan diri" terhadap Iran dilakukan di bawah arahan Presiden AS Donald Trump sebagai tanggapan atas jatuhnya helikopter Apache, kata Komando Pusat AS.

Trump sebelumnya menyalahkan Iran atas serangan terhadap helikopter tersebut, yang menurutnya sedang berpatroli di atas Selat Hormuz, dan berjanji akan membalas. Angkatan bersenjata Iran dalam keadaan siaga penuh untuk menanggapi ancamannya, kata seorang anggota parlemen Iran kepada kantor berita semi-resmi Mehr dalam sebuah wawancara.

Serangan AS terbaru ini membahayakan stabilitas gencatan senjata yang rapuh di kawasan tersebut dan negosiasi untuk kesepakatan yang lebih langgeng antara pihak-pihak yang bertikai. Trump telah berulang kali mengatakan bahwa pembicaraan perdamaian berjalan sesuai rencana, setelah peningkatan ketegangan awal pekan ini yang menyebabkan Israel dan Iran saling menyerang.

Babak permusuhan terbaru ini berisiko memperpanjang penutupan hampir total Selat Hormuz yang penting, yang dikenai blokade ganda oleh AS dan Iran.

Perang yang dimulai pada akhir Februari ini telah mencekik pasokan minyak mentah, bahan bakar, dan gas alam, serta menimbulkan kekhawatiran tentang krisis inflasi. (end/Bloomberg)