HARGA EMAS TURUN TIPIS RABU PAGI
Share via
Category
Commodity
Published On
09 September 2026
25129254
IQPus, (9/9) - Harga emas mengalami penurunan selama tiga hari berturut-turut, karena serangan baru terhadap kapal-kapal di Timur Tengah menambah risiko inflasi dan meningkatkan prospek kenaikan suku bunga AS.
Harga emas sedikit berubah di sekitar US$4.350 per ons, setelah turun 2,6 persen selama tiga sesi terakhir. Pasukan AS menghancurkan lima kapal tanker Iran yang membawa minyak mentah di dekat Pulau Kharg, pusat ekspor minyak utama Republik Islam, sebagai tanggapan atas upaya serangan rudal terhadap kapal perang Amerika.
Hal itu meningkatkan kekhawatiran akan eskalasi perang yang telah berlangsung berbulan-bulan dan membuat pasar energi panik.
Harga minyak melanjutkan kenaikannya, dengan patokan minyak mentah Brent mendekati US$100 per barel. Hal ini menambah momentum bagi kemungkinan kenaikan suku bunga kurang dari seminggu sebelum pertemuan Federal Reserve AS pada 14-15 September.
Para pedagang mengamati data inflasi penting yang akan dirilis minggu ini untuk mendapatkan petunjuk baru mengenai langkah selanjutnya dari bank sentral.
"Angka inflasi yang lebih rendah akan melegakan para pedagang emas" karena akan mendukung argumen untuk mempertahankan suku bunga tetap stabil, kata Ahmad Assiri, seorang ahli strategi pasar di Pepperstone Group.
"Untuk saat ini, konsolidasi emas dengan volatilitas rendah di sekitar US$4.400 tampak lebih seperti pasar yang menunggu kejelasan untuk memutuskan ke mana akan bergerak selanjutnya,"kata Assiri.
"Kasil indeks harga konsumen dapat memberikan katalis yang dibutuhkan untuk pergerakan signifikan selanjutnya.
Harga emas spot turun tipis 0,1 persen menjadi US$4.352,14 per ons pada pukul 7.16 pagi di Singapura. Perak turun 0,2 persen menjadi US$65,63 per ons. Platinum tetap stabil, sementara paladium turun.(end/Bloomberg)
Related Research
News Related
