BANK JAGO PERKUAT KOLABORASI EKOSISTEM DIGITAL UNTUK PERTUMBUHAN BERKELANJUTAN
Share via
Published On
27 April 2026
Related Stocks
Latest update: 10-03-2026, 04:30:pm
11629895
IQPlus, (27/4) - Memasuki kuartal pertama 2026, PT Bank Jago Tbk (ARTO) terus memantapkan posisinya sebagai tech-based bank yang tertanam dalam ekosistem digital Indonesia. Dengan model bisnis yang kolaboratif, Bank Jago mencatatkan pertumbuhan konsisten di seluruh lini bisnis.
Direktur Utama Bank Jago, Arief Harris, menekankan bahwa kunci sukses perseroan terletak pada inovasi yang berfokus pada kehidupan nasabah dan kemudahan akses melalui ekosistem digital.
"Kami tetap berhati-hati untuk menjaga kinerja perusahaan tetap sehat sembari mencari peluang untuk tumbuh berkelanjutan," ujar Arief.
Ke depan, dengan rasio permodalan (CAR) yang kuat di angka 29,9%, Bank Jago memiliki ruang ekspansi yang luas untuk terus mengembangkan produk perbankan konvensional maupun syariah yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan pasar ritel hingga UMKM.
Selain itu, Bank Jago juga melaporkan lonjakan jumlah nasabah yang signifikan pada awal tahun 2026. Total nasabah bank mencapai 19,4 juta orang, di mana 15,2 juta di antaranya merupakan nasabah funding yang aktif menggunakan Aplikasi Jago.
Secara tahunan, jumlah nasabah ini bertambah lebih dari 3 juta orang dibandingkan kuartal I-2025. Pertumbuhan basis nasabah ini berdampak langsung pada penghimpunan Dana Pihak Ketiga (DPK) yang kini mencapai Rp26,4 triliun, meningkat 23% dari tahun lalu.
Struktur DPK Bank Jago didominasi oleh dana murah atau current account and savings account (CASA) sebesar 53% (Rp13,9 triliun), sementara sisanya sebesar 47% (Rp12,5 triliun) merupakan deposito. Arief Harris menyebut bahwa Aplikasi Jago kini telah menjadi tempat utama nasabah untuk menumbuhkan keuangan mereka secara menyeluruh. (end)
Related Research
News Related
