Login
Language
Halo BCA 1500888 tkn 9
Close
Close

Berita

02 December 2019

Berita Hari Ini

Monday, 02 December 2019

16:55 PM - Sumber : news.iqplus.info

MENTERI EDHY TARGETKAN EKSPOR UDANG MENINGKAT PESAT

35164637

IQPlus, (02/12) - Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo menargetkan ekspor komoditas udang ke depannya dapat meningkat pesat dalam rangka memenuhi kontribusi devisa sektor kelautan dan perikanan serta membantu mengatasi permasalahan defisit neraca perdagangan.

"Saat ini KKP menargetkan ada peningkatan kontribusi devisa ekspor yang lebih signifikan dari komoditas udang. Kami menargetkan nilai ekspor udang meningkat hingga 250 persen di tahun 2024," kata Menteri Edhy dalam siaran pers yang diterima di Jakarta, Senin.

Berdasarkan data BPS, nilai ekspor sementara untuk komoditas udang dari periode Januari-September 2018 adalah sekitar 1,3 miliar dolar AS. Diperkirakan total nilai ekspor udang 2018 bisa mencapai sekitar 1,8 miliar dolar.

Menteri Edhy memaparkan pihaknya dalam jangka waktu satu bulan ini telah berkeliling ke berbagai sentra produksi perikanan dalam rangka mendengar masukan dan keluhan dari berbagai pihak pemangku kepentingan.

Hal tersebut, lanjutnya, dilakukan untuk mencari bahan referensi dalam pembuatan keputusan sehingga aturan yang akan dikeluarkan KKP juga menampung masukan dari para pelaku di lapangan.

Edhy menambahkan Presiden tengah merancang penyederhanaan regulasi melalui kebijakan omnibus law, sebagai upaya menghilangkan tumpang tindih aturan dan birokrasi. Setidaknya ada sebanyak 11 klaster kebijakan omnibus law untuk Cipta Lapangan Kerja, dua di antaranya yakni penyederhanaan perizinan investasi dan pengembangan inovasi dan riset.

Menteri Kelautan dan Perikanan juga bertekad mengembalikan kejayaan Indonesia di sektor budidaya udang. Ia menilai sudah sewajarnya ekspor udang digenjot mengingat udang memberikan pangsa devisa hingga 40 persen dari total ekspor produk perikanan nasional.

"Tahun 2017 misalnya, nilai ekspor udang Indonesia mencapai 1,47 miliar dolar AS," papar Edhy Prabowo.(end)

back top