WSBP LELANG ASET NON-PRODUKTIF UNTUK BAYAR UTANG
Share via
Terbit Pada
04 June 2026
Saham Terkait
Terakhir diperbarui: 02-04-2026, 04:20:pm
15433712
IQPlus, (4/6) - PT Waskita Beton Precast Tbk (WSBP) resmi melaporkan keterbukaan informasi mengenai pelaksanaan lelang aset berupa peralatan non-produktif (asset disposal). Langkah strategis ini berhasil membukukan dana sebesar Rp582.073.700 (termasuk PPN 11%) yang akan digunakan untuk memperkuat likuiditas dan mendukung operasional perseroan. Laporan fakta material tersebut disampaikan oleh Direktur Keuangan, HCM, dan Manajemen Risiko WSBP, Koento Wahyudiat, dalam keterangan tertulisnua, Kamis, 4 Juni 2026.
Penjualan aset ini merupakan salah satu upaya nyata manajemen dalam mengimplementasikan Perjanjian Perdamaian (homologasi) yang telah disahkan oleh Majelis Hakim pada 28 Juni 2022 lalu. Proses lelang dilakukan secara terbuka (open bidding) melalui internet (E-Auction) bekerja sama dengan Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Hibah (KPKNL) Purwakarta. Rangkaian kegiatan lelang, mulai dari pengumuman di media massa, peninjauan lokasi (site visit), hingga penetapan pemenang, telah berlangsung sejak 23 April hingga 7 Mei 2026. Sementara itu, proses serah terima aset dilakukan secara bertahap dan telah rampung pada 3 Juni 2026.
Secara rinci, aset yang dilelang terdiri dari 3 paket komponen besi scrap (sampah logam) yang berasal dari Workshop Cikopo dan Plant Karawang. Total aset mencakup 14 unit peralatan seperti bar cutter, bar heading, dan bar bender sata serta 41 set cetakan yang meliputi cetakan RISHA, square pile, u-ditch, hingga cetakan tetrapod. Menariknya, total nilai buku audited per Desember 2024 untuk keseluruhan aset tersebut sebenarnya sudah menyentuh Rp0 (nol Rupiah).
Manajemen menegaskan bahwa pelepasan aset non-produktif ini tidak memberikan dampak negatif terhadap kegiatan operasional maupun kelangsungan usaha perseroan. Sebaliknya, dari sisi keuangan, asset disposal ini diyakini mampu meningkatkan efisiensi perusahaan secara signifikan. Selain mendapatkan suntikan dana segar untuk mematuhi komitmen Perjanjian Perdamaian, WSBP juga berhasil memangkas beban biaya pemeliharaan, beban penyusutan, sekaligus biaya penyimpanan alat-alat yang sudah tidak lagi digunakan tersebut. (end)
Riset Terkait
Berita Terkait
