BCA Sekuritas
langid
Berita Harian

WAMENDAG : INDONESIA DAN MOZAMBIK PERLU TINGKATKAN KONEKSI DAN BUKA PELUANG BARU

Kategori

Ekonomi Bisnis

Terbit Pada

16 October 2026

28838825

IQPlus, (16/10) - Indonesia dan Mozambik dapat berperan sebagai koridor perdagangan penting yang menghubungkan Asia Tenggara dan Afrika jika terkoneksi dengan baik. Hal ini merupakan peluang komersial yang luar biasa. Dengan kata lain, peluang yang dapat dimanfaatkan kedua negara secara aktif antara melalui aliansi strategis, usaha gabungan (joint venture), dan interaksi bisnis yang lebih erat.

Hal itu disampaikan Wakil Menteri Perdagangan RI Dyah Roro Esti Widya Putri dalam forum bisnis bertajuk "Trading with Mozambique: PTA in Strategic Market Hub" dalam gelaran Trade Expo Indonesia (TEI) ke-41 di Indonesia Convention Exhibition (ICE) BSD City, Kabupaten Tangerang, Banten, Kamis (15/10).

"Forum bisnis ini bertujuan meninjau pelaksanaan Indonesia-Mozambique Preferential Trade Agreement (PTA) dan membuka peluang baru untuk meningkatkan akses pasar bilateral. IM-PTA bukan sekadar dokumen hukum, tapi juga kerangka kerja praktis yang berorientasi pada pertumbuhan yang dirancang untuk membantu komunitas bisnis kedua negara berdagang secara lebih efisien, mengurangi hambatan perdagangan, dan membangun kemitraan yang saling menguntungkan. Lebih jauh lagi, kita perlu melihat cakrawala strategis yang lebih luas. Indonesia maupun Mozambik memiliki posisi unik untuk berperan sebagai pusat perdagangan strategis di kawasan masing-masing," jelas Wamendag Roro.

Lebih lanjut, Mozambik, dengan pintu gerbang maritim strategis, pelabuhan-pelabuhan utama, dan koridor perdagangan vital di sepanjang Samudra Hindia, berfungsi sebagai pintu gerbang alami menuju Southern African Development Community (SADC) dan kawasan perdagangan bebas benua Afrika atau African Continental Free Trade Area (AfCFTA), dengan populasi sekitar 1,4 miliar penduduk.

Indonesia, sebagai ekonomi terbesar di ASEAN dengan populasi lebih dari 280 juta jiwa, merupakan titik masuk yang ideal menuju ASEAN Free Trade Area. Posisi ini membuka akses ke pasar regional dinamis dengan lebih dari 680 juta konsumen.

Tahun ini menandai 35 tahun hubungan diplomatik antara Indonesia dan Mozambik. Kemitraan kami telah dibentuk oleh rasa saling menghormati, solidaritas, dan semangat kerja sama Selatan-Selatan yang terus terjaga. Saat ini, kedua negara memiliki kesempatan untuk mewujudkan persahabatan tersebut ke dalam bentuk perdagangan yang lebih luas, investasi yang lebih besar, serta hubungan yang lebih bermakna.

Wamendag Roro menambahkan, forum bisnis ini diselenggarakan pada saat yang sangat tepat. TEI diperkirakan akan mempertemukan lebih dari 13.200 pembeli, termasuk lebih dari 7.000 buyer internasional dari 130 negara.

"TEI menjadi pintu gerbang utama untuk menjalin hubungan dengan ribuan produsen Indonesia yang siap ekspor di berbagai sektor. Kami mengundang buyer Mozambik untuk aktif menjelajahi area pameran. Dengan demikian, buyer dapat berinteraksi langsung dan membangun kepercayaan dengan para eksportir unggulan, serta menggali potensi penuh dari produk-produk Indonesia," tandas Wamendag Roro. (end)

BCA Sekuritas | BCA Sekuritas