BCA Sekuritas
    langid
    Berita Harian

    WAMENDAG DORONG PERLUASAN AKSES PASAR GLOBAL PRODUK HALAL RI

    Kategori

    Ekonomi Bisnis

    Terbit Pada

    02 June 2026

    15242462

    IQPlus, (2/6) - Wakil Menteri Perdagangan Dyah Roro Esti Widya Putri mendorong perluasan akses pasar global bagi produk halal Indonesia guna mengoptimalkan potensi industri halal nasional yang terus berkembang. Upaya tersebut dinilai penting untuk meningkatkan kontribusi produk halal Indonesia di pasar internasional.

    Hal tersebut disampaikan Wamendag Roro saat menutup International Halal Brands and Food Expo (IHBF) 2026 di Hall 8 Nusantara International Convention Exhibition (NICE) PIK 2, Kabupaten Tangerang, Banten, Minggu (31/5). Turut mendampingi Wamendag Roro yaitu Direktur Pengembangan Pasar dan Informasi Ekspor Bayu Nugroho.

    "Di tengah dinamika geopolitik dan ekonomi global saat ini, Indonesia harus menjadi negara yang tangguh (resilient). Oleh karena itu, Kemendag terus berupaya membuka akses pasar melalui kerja sama dan perjanjian dagang dengan berbagai negara agar peluang ekspor bagi pelaku usaha Indonesia makin luas," ujar Wamendag Roro.

    Menurut Wamendag Roro, pemerintah terus mendorong pembukaan pasar baru di berbagai kawasan potensial, seperti Amerika Latin, Afrika, Amerika Utara, dan kawasan lainnya. Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan produk-produk Indonesia, termasuk produk halal dapat makin diterima di pasar global.

    Wamendag Roro menjelaskan, potensi ekonomi halal dunia terus menunjukkan tren peningkatan. Berdasarkan berbagai proyeksi global, nilai pasar halal dunia mencapai USD 3,2 triliun pada 2025. Oleh karena itu, Indonesia perlu meningkatkan pemanfaatan peluang tersebut melalui penguatan daya saing dan ekspor produk halal.

    Lebih lanjut, Wamendag Roro mengungkapkan bahwa kinerja ekspor produk halal Indonesia menunjukkan perkembangan positif. Pada 2025, nilai ekspor produk halal Indonesia mencapai USD 63,42 miliar, sementara impor produk halal sebesar USD 12,24 miliar. Dengan demikian, Indonesia membukukan surplus perdagangan produk halal sebesar USD 51,17 miliar.

    "Meski neraca perdagangan produk halal kita sudah mencatatkan surplus yang positif, kami berharap capaian ekspor tersebut dapat terus meningkat sehingga produk halal Indonesia makin mendominasi pasar global," imbuh Wamendag Roro. (end)