BCA Sekuritas
langid
Berita Harian

VERONA INDAH PICTURES (VERN) PASTIKAN PROSPEK INDUSTRI KREATIF TANAH AIR MASIH POSITIF

Terbit Pada

25 June 2026

Saham Terkait

Terakhir diperbarui: 17-06-2026, 02:42:pm

17559185

IQPlus, (25/6) - PT Verona Indah Pictures Tbk (VERN) menilai prospek industri kreatif di Indonesia masih dalam tren yang positif. Perseroan meyakini ke depan pertumbuhan kinerja akan tercapai dengan berbagai peluang yang masih ada.

Direktur Utama PT Verona Indah Pictures Tbk (VERN) Titin Suryani menjelaskan bahwa industri perfilman dan konten kreatif nasional masih memiliki prospek yang menjanjikan seiring meningkatnya konsumsi konten digital, pertumbuhan platform streaming, serta meningkatnya apresiasi masyarakat terhadap karya kreatif lokal.

Dia melanjutkan tahun ini Perseroan juga memiliki sejumlah strategi utama dalam mendorong kinerja di antaranya peningkatan kualitas produksi, pengembangan konten yang inovatif, penguatan kerja sama dengan mitra strategis, optimalisasi pemasaran digital, serta pengembangan kompetensi sumber daya manusia.

"Kami melihat peluang yang sangat besar dari perkembangan industri kreatif Indonesia. Perseroan akan terus memperkuat kualitas produksi, mendorong inovasi konten, memperluas kolaborasi strategis, serta memanfaatkan berbagai platform distribusi untuk menjangkau audiens yang lebih luas, Sebagai langkah nyata dalam merealisasikan strategi tersebut, PT Verona Indah Pictures Tbk akan meluncurkan dua film layar lebar terbaru bertajuk Dan Bandung serta Rahasia Perempuan Gila, yang siap menghiasi bioskop pada pertengahan hingga akhir tahun 2026." kata Titin dalam Paparan Publik VERN 2026, Kamis (25/6/2026).

Selain fokus pada pertumbuhan bisnis, Perseroan juga terus memperkuat implementasi aspek keberlanjutan dalam kegiatan operasional. Berbagai inisiatif dijalankan untuk mengurangi dampak lingkungan dari aktivitas produksi, termasuk pengelolaan limbah yang lebih baik, penggunaan material ramah lingkungan, peningkatan efisiensi energi, serta dukungan terhadap kesejahteraan masyarakat dan pengembangan karyawan. Perseroan meyakini bahwa penerapan prinsip keberlanjutan yang terintegrasi dengan strategi bisnis akan memperkuat daya saing sekaligus menciptakan nilai jangka panjang bagi pemegang saham dan seluruh pemangku kepentingan.

Melalui hasil RUPST tahun ini VERN juga menegaskan komitmennya untuk terus bertumbuh secara sehat, memperkuat posisi di industri hiburan dan media, serta menghadirkan karya-karya berkualitas yang mampu memberikan kontribusi positif bagi perkembangan industri kreatif Indonesia.

Dalam RUPST tersebut, para pemegang saham menyetujui seluruh mata acara yang diajukan Perseroan, termasuk persetujuan Laporan Tahunan dan pengesahan Laporan Keuangan Tahun Buku 2025, penetapan penggunaan laba bersih Perseroan, penunjukan akuntan publik untuk tahun buku 2026, penetapan remunerasi Direksi dan Dewan Komisaris, serta laporan realisasi penggunaan dana hasil penawaran umum.

Komisaris Utama PT Verona Indah Pictures Tbk (VERN) Bedy Kunady menyampaikan bahwa Perseroan terus berkomitmen menjalankan tata kelola perusahaan yang baik (Good Corporate Governance/GCG) sebagai fondasi utama dalam menciptakan pertumbuhan usaha yang berkelanjutan.

"Perseroan meyakini bahwa penerapan prinsip transparansi, akuntabilitas, tanggung jawab, independensi, dan kewajaran menjadi kunci dalam menjaga kepercayaan pemegang saham serta seluruh pemangku kepentingan. Melalui tata kelola yang kuat, Perseroan optimistis dapat terus menciptakan nilai tambah jangka panjang," ujar Bedy.

Pada mata acara pertama, pemegang saham menyetujui Laporan Tahunan Perseroan, termasuk Laporan Keberlanjutan, Laporan Pengawasan Dewan Komisaris, serta mengesahkan Laporan Keuangan Perseroan untuk tahun buku yang berakhir pada 31 Desember 2025 yang telah diaudit oleh Kantor Akuntan Publik Maurice Ganda Nainggolan & Rekan.

Sementara itu, pada mata acara kedua, para pemegang saham menyetujui penggunaan laba bersih Perseroan tahun buku 2025 sebesar Rp5,01 miliar untuk memperkuat struktur permodalan dan mendukung pengembangan usaha Perseroan. Sejalan dengan strategi pertumbuhan jangka panjang, Perseroan memutuskan untuk tidak membagikan dividen untuk tahun buku 2025. (end)