BCA Sekuritas
    langid
    Berita Harian

    UNTR KLARIFIKASI ISU PENCABUTAN IZIN PBPH DAN GUGATAN HUKUM ANAK USAHA

    Terbit Pada

    23 January 2026

    Saham Terkait

    Terakhir diperbarui: 27-02-2026, 04:21:pm

    02231997

    IQPlus, (23/1) - Emiten alat berat dan pertambangan Grup Astra, PT United Tractors Tbk (UNTR), memberikan penjelasan resmi terkait pemberitaan mengenai pencabutan izin pemanfaatan hutan (PBPH) yang menyeret anak usahanya, PT Agincourt Resources (AR). Dalam surat tanggapannya kepada Bursa Efek Indonesia pada 22 Januari 2026, manajemen UNTR mengklarifikasi status operasional dan dampak hukum yang beredar.

    Manajemen UNTR melalui Sekretaris Perusahaan, Ari Setiyawan, menyatakan bahwa baik perseroan maupun AR telah mengetahui informasi mengenai pencabutan izin tersebut melalui pemberitaan media massa. Meski demikian, UNTR menegaskan bahwa hingga saat ini, PT Agincourt Resources tetap menjalankan kegiatan operasional tambang emas Martabe secara normal. Perseroan memastikan bahwa operasional tersebut dilakukan berdasarkan izin-izin yang sah dan masih berlaku sesuai peraturan perundang-undangan.

    Terkait dampak materialitas, UNTR menyatakan bahwa isu pencabutan izin tersebut saat ini tidak memiliki dampak signifikan terhadap kondisi keuangan maupun operasional perseroan secara konsolidasi. Manajemen menjelaskan bahwa fokus utama AR saat ini adalah memastikan kelangsungan usaha dan kepatuhan terhadap regulasi yang ditetapkan oleh pemerintah pusat.

    Selain isu izin hutan, UNTR juga menanggapi kabar adanya gugatan dari Kementerian Lingkungan Hidup (KLH/BPLH) di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan. Perseroan mengonfirmasi bahwa pihak AR telah mengetahui informasi tersebut melalui media massa pada 20 Januari 2026. Namun, hingga surat tanggapan ini diterbitkan, pihak AR belum menerima surat pemberitahuan atau panggilan resmi terkait gugatan tersebut dari pihak pengadilan.

    Langkah transparansi ini diambil UNTR sebagai bentuk kepatuhan terhadap ketentuan pasar modal dalam menanggapi volatilitas informasi yang dapat memengaruhi harga saham perusahaan. Manajemen berkomitmen untuk terus memantau perkembangan situasi ini dan memberikan informasi lebih lanjut jika terdapat fakta material baru yang dapat memengaruhi kelangsungan hidup perusahaan serta keputusan investasi para pemodal.(end)