BCA Sekuritas
    langid
    Berita Harian

    UNTD INVESTASI Rp400 MILIAR KEMBANGKAN PABRIK KENDARAAN LISTRIK

    Terbit Pada

    08 April 2026

    Saham Terkait

    Terakhir diperbarui: 17-03-2026, 10:31:am

    09725889

    IQPlus, (8/4) - PT Terang Dunia Internusa (UNTD) menyiapkan total investasi sekitar Rp400 miliar yang dialokasikan untuk pembelian lahan di wilayah Curug Tangerang, Banten, dalam pengembangan pabrik kendaraan listrik.

    Presiden Direktur UNTD Stephen Mulyadi di Tangerang, Selasa, mengatakan isu terkait kenaikan harga BBM yang terjadi saat ini menjadi katalis penting bagi pertumbuhan kendaraan listrik di Indonesia.

    "Kami melihat adanya 'shifting' yang semakin nyata di masyarakat, dan UNTD ingin berada di garis depan dalam menjawab kebutuhan tersebut melalui kesiapan kapasitas produksi yang lebih besar dan terintegrasi," kata Stephen usai Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) yang diselenggarakan di United Grand Hall Alam Sutera Tangerang pada Selasa.

    Ia juga mengatakan di tengah meningkatnya isu terkait harga BBM, pihaknya melihat adanya percepatan perubahan perilaku masyarakat menuju kendaraan yang lebih hemat dan ramah lingkungan.

    Momentum ini diperkirakan mendorong lonjakan permintaan kendaraan listrik mulai kuartal kedua tahun 2026.

    Maka itu Perseroan menegaskan komitmennya untuk menangkap peluang tersebut melalui langkah ekspansi agresif di sektor produksi.

    Adapun total investasi yang disiapkan nantinya digunakan untuk pembelian lahan dan fasilitas pabrik sebesar Rp250 miliar serta pengembangan pabrik sebesar Rp150 miliar. Pendanaan ekspansi tersebut berasal dari pihak ketiga melalui perbankan maupun investor strategis.

    Saat ini, kapasitas produksi UNTD berada di angka 50.000 unit per bulan untuk sepeda dan sepeda listrik dengan komposisi 40.000 unit sepeda dan 10.000 unit sepeda listrik. Sementara itu, kapasitas produksi motor listrik mencapai 5.000 unit per bulan.

    Seiring dengan rencana ekspansi, Perseroan menargetkan lonjakan kapasitas produksi yang signifikan. Kapasitas sepeda akan tetap di angka 40.000 unit per bulan, sementara sepeda listrik ditingkatkan hingga 40.000 unit per bulan dan motor listrik melonjak menjadi 20.000 unit per bulan.

    Direktur UNTD Andrew Mulyadi menambahkan proyeksi kuartal kedua 2026 akan menjadi titik awal peningkatan demand yang lebih signifikan.

    Oleh karena itu, ekspansi ini bukan hanya soal peningkatan kapasitas, tetapi juga strategi jangka panjang untuk memperkuat posisi UNTD di industri kendaraan listrik nasional.

    "Dukungan dari perbankan dan investor menjadi fondasi penting dalam merealisasikan rencana ini. Dengan strategi ekspansi yang terukur dan momentum pasar yang semakin kuat, UNTD optimistis dapat mempercepat pertumbuhan bisnis sekaligus mendorong adopsi kendaraan listrik yang lebih luas di Indonesia," ujarnya. (end)