BCA Sekuritas
langid
Berita Harian

UNITED TRACTORS LAMPUNG PERKUAT KESIAPAN SISWA SMK MELALUI EDUKASI K3

Terbit Pada

03 September 2026

Saham Terkait

Terakhir diperbarui: 14-08-2026, 03:11:pm

24553339

IQPlus, (3/9) - PT United Tractors Tbk (UT) Cabang Lampung terus mendukung penguatan keterkaitan dan keselarasan (link and match) antara pendidikan vokasi dengan kebutuhan dunia usaha dan dunia industri (DUDI). Upaya tersebut diwujudkan melalui program Guru Tamu Industri di SMKN 1 Tegineneng dan SMK KP Gajah Mada Kota Metro yang membekali siswa dengan pemahaman mengenai Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) serta budaya kerja sebagai bekal memasuki dunia industri.

Hadir sebagai narasumber, ESR Officer UT Lampung, Husnul Khusnaini menekankan pentingnya membangun safety mindset sejak di bangku sekolah. Menurutnya, penerapan K3 tidak cukup hanya dipahami sebagai aturan, tetapi perlu menjadi kebiasaan yang diterapkan secara konsisten dalam aktivitas sehari-hari.

"Pekerjaan yang baik bukan hanya pekerjaan yang selesai, tetapi pekerjaan yang dilakukan dengan benar, aman, disiplin, dan sesuai prosedur. Pemahaman K3 tidak boleh hanya sebatas teori atau aturan tertulis, melainkan harus menjadi budaya dan kebiasaan sehari-hari bagi calon lulusan SMK. Penerapan K3 bukan hanya untuk melindungi diri sendiri, tetapi juga menjaga keselamatan rekan kerja serta mendukung efisiensi dan produktivitas di lingkungan industri,"ujar Husnul Khusnaini.

Rangkaian kegiatan pertama dilaksanakan di SMKN 1 Tegineneng pada 18 Agustus 2026 dan diikuti oleh seluruh peserta didik kelas X dan XI Program Keahlian Teknik Kendaraan Ringan (TKR). Kegiatan tersebut menghadirkan dua narasumber dari UT, yaitu Husnul Khusnaini dan Chairul Anwar, serta mendapat dukungan dari Kepala Sekolah SMKN 1 Tegineneng Junaina, S.Pd., M.Pd., Ketua Program Keahlian Nurul Huda, S.T., M.Pd., dan Waka Humas Misbah, M.Pd.I.

Selanjutnya, program Guru Tamu Industri dilaksanakan di SMK KP Gajah Mada Kota Metro pada 21 Agustus 2026. Kegiatan yang berlangsung di aula sekolah tersebut diikuti oleh siswa dan dihadiri oleh Kepala Sekolah beserta jajaran dewan guru. Pada kesempatan ini, Husnul Khusnaini kembali hadir sebagai narasumber dengan membawakan materi mengenai penerapan K3 di industri.

Dalam rangkaian kegiatan tersebut, UT memberikan pembekalan mengenai penerapan K3 yang mencakup identifikasi potensi bahaya (hazard identification), penggunaan Alat Pelindung Diri (APD), prosedur pertolongan pertama, serta kepatuhan terhadap Standar Operasional Prosedur (SOP) di lingkungan industri, khususnya pada sektor alat berat dan manufaktur.

Selain pembekalan mengenai keselamatan kerja, rangkaian kegiatan turut diisi dengan materi budaya kerja, sosialisasi UT School, dan diskusi interaktif. Melalui sesi tersebut, siswa memperoleh wawasan mengenai pentingnya kedisiplinan, komunikasi, kerja sama tim, kepatuhan terhadap SOP, serta etos kerja profesional, sekaligus mendapatkan gambaran mengenai penerapan K3 dan budaya kerja di lingkungan industri sebagai bekal sebelum menjalani Praktik Kerja Lapangan (PKL) maupun memasuki dunia kerja.

Melalui program Guru Tamu Industri, UT berharap sinergi dengan institusi pendidikan vokasi dapat terus menghadirkan pembelajaran yang lebih kontekstual dan relevan dengan kebutuhan industri. Kolaborasi ini diharapkan dapat membantu siswa mengembangkan kompetensi teknis sekaligus membangun kesadaran keselamatan, kedisiplinan, dan budaya kerja profesional sebagai bekal untuk melanjutkan pendidikan maupun memasuki dunia kerja. (end)