UMKM INDONESIA DIDORONG GARAP POTENSI PASAR DI CHINA
Share via
Kategori
Ekonomi Bisnis
Terbit Pada
20 July 2026
20046834
IQPlus, (20/7) - Duta Besar China untuk Indonesia Wang Lutong mendukung usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) asal Indonesia melakukan ekspansi ke China demi meraup sebesar-besarnya peluang dari pasar China yang mencakup populasi 1,4 miliar jiwa.
"Kami mendukung UMKM Indonesia dalam melakukan ekspansi internasional yang tak hanya meningkatkan kapasitas pengembangan dan daya saing mereka, tetapi juga memperkaya ragam produk di pasar kawasan dan global," kata Wang dalam wawancara khusus secara tertulis dengan ANTARA beberapa waktu yang lalu.
Wang sepakat bahwa UMKM merupakan penggerak penting pembangunan ekonomi nasional yang menciptakan lapangan pekerjaan, meningkatkan kualitas hidup, dan memperkuat gairah ekonomi.
Sementara itu, konsumen China, yang mencakup 400 juta populasi berpenghasilan menengah, semakin menuntut produk yang beragam dan berkualitas tinggi. Adapun mereka selama ini mengenal Indonesia sebagai asal dari komoditas unggulan dari sektor agrikultur dan kelautan, kerajinan tangan, dan produk hijau.
Permintaan tersebut, kata dia, membuka potensi bagi UMKM asal Indonesia untuk masuk ke China. Dubes juga mencatat jumlah UMKM asal Indonesia yang tertarik menjajaki pasar China semakin meningkat.
Atas hal tersebut, China mengundang dan mendukung UMKM Indonesia berpartisipasi dalam sejumlah inisiatif perdagangan China seperti gerakan "Ekspor ke China" dan "Berinvestasi ke China" serta pameran perdagangan utama di negara tersebut.
"Dengan keikutsertaan mereka, pebisnis Indonesia akan dapat menciptakan produk berkualitas tinggi dengan ciri khas produk yang sesuai dengan pasar China," kata Wang.
Dubes China lebih lanjut menyatakan keyakinan bahwa kerja sama antara UMKM Indonesia dan China akan semakin kuat setelah terhubungnya sistem pembayaran lintas batas berbasis kode QR antara kedua negara.
Ia menilai akses sistem pembayaran QRIS di China, maupun sistem QR asal China di Indonesia, dapat mengurangi biaya transaksi lintas batas, meningkatkan efisiensi perputaran modal, dan membuat sistem pembayaran semakin efisien dan aman.
"Hal tersebut akan menunjang kenyamanan pembayaran antara kedua negara, membuat momentum baru dalam pembangunan UMKM dan kerja sama ekonomi-perdagangan bilateral, dan mendorong konsumsi," ucap Dubes China untuk Indonesia itu.
Ia pun menegaskan kembali komitmen China untuk berbagi peluang yang muncul dari pembangunan berkualitas tinggi dan keterbukaan berstandar tinggi di negaranya bagi masyarakat dunia, termasuk bagi UMKM asal Indonesia. (end/ant)
Riset Terkait
Berita Terkait
