TUJUH NEGARA ANGGOTA OPEC+ SIAP GENJOT PRODUKSI MINYAK PADA JUNI
Share via
Kategori
Komoditi
Terbit Pada
04 May 2026
12334307
IQPus, (4/5) - Organisasi Negara-Negara Pengekspor Minyak (Organization of the Petroleum Exporting Countries/OPEC) menyatakan dalam sebuah komunike pada Minggu (3/5) bahwa tujuh negara OPEC+ memutuskan untuk menaikkan kuota maksimum produksi minyak mereka sebesar 188.000 barel per hari pada Juni, sebagai respons atas keluarnya Uni Emirat Arab (UEA) dari kelompok tersebut.
OPEC menyatakan bahwa penyesuaian sukarela dapat dikembalikan secara bertahap, baik sebagian maupun sepenuhnya, bergantung pada perkembangan pasar.
Ketujuh negara itu, yakni Arab Saudi, Rusia, Irak, Kuwait, Kazakhstan, Aljazair, dan Oman, mengambil keputusan tersebut dalam pertemuan virtual pada Minggu untuk meninjau kondisi dan prospek pasar global.
Kenaikan tersebut, yang akan diterapkan pada Juni 2026, merupakan bagian dari penyesuaian terhadap tambahan pemangkasan produksi secara sukarela yang pertama kali diumumkan pada April 2023.
Kelompok itu menyatakan bahwa penyesuaian sukarela dapat dikembalikan secara bertahap, baik sebagian maupun sepenuhnya, bergantung pada perkembangan pasar.
Menegaskan kembali komitmen mereka terhadap stabilitas pasar minyak, negara-negara tersebut menekankan perlunya pendekatan yang hati-hati dan fleksibel. Menurut mereka, tingkat produksi dapat ditingkatkan, dijeda, atau dibalikkan sesuai kebutuhan, termasuk penyesuaian yang diperkenalkan pada November 2023.
Ketujuh negara itu juga menyatakan bahwa langkah ini akan memberikan peluang untuk mempercepat kompensasi atas setiap kelebihan produksi sejak Januari 2024.
Mereka menegaskan kembali komitmennya terhadap kepatuhan penuh pada Deklarasi Kerja Sama, dengan tingkat produksi akan dipantau oleh Komite Pemantau Menteri Bersama. (end)
Riset Terkait
Berita Terkait
