TELAT RILIS LAPORAN KEUANGAN 2025, PERDAGANGAN SAHAM TRUE DISUSPENSI BEI
Share via
Terbit Pada
12 August 2026
Saham Terkait
Terakhir diperbarui: 29-06-2026, 04:53:pm
22331416
IQPlus, (12/8) - PT Triniti Dinamik Tbk (kode saham: TRUE), emiten pengembang properti real estat, resmi menyampaikan keterbukaan informasi terkait keterlambatan penyampaian Laporan Keuangan Tahunan (LKT) untuk Tahun Buku 2025. Keterlambatan tersebut berdampak pada penghentian sementara (suspensi) perdagangan saham Perseroan di Bursa Efek Indonesia (BEI).
Sesuai dengan ketentuan Pasal 4 Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Nomor 14/POJK.04/2022, laporan keuangan tahunan seharusnya disampaikan kepada regulator dan bursa paling lambat pada akhir bulan ketiga setelah tanggal laporan keuangan, yaitu 31 Maret 2026. Namun hingga pertengahan Agustus 2026, kewajiban pelaporan berkala tersebut belum dapat dipenuhi.
Direktur Utama PT Triniti Dinamik Tbk, Yohanes E. Christianto, dalam surat resmi nomor 119/TD/VIII/2026 tertanggal 11 Agustus 2026 yang ditujukan kepada OJK dan BEI, menyatakan bahwa manajemen bersama pihak terkait sedang memacu proses penyelesaian laporan keuangan.
"Saat ini, Perseroan bersama dengan pihak-pihak terkait, termasuk Kantor Akuntan Publik, sedang melakukan proses penyelesaian dan finalisasi Laporan Keuangan untuk periode dimaksud. Perseroan terus melakukan koordinasi secara intensif agar seluruh proses dapat diselesaikan dengan baik," ujar Yohanes dalam keterbukaan informasi tertulis.
Manajemen Perseroan juga menyampaikan permohonan maaf dan memahami perhatian serta ketidaknyamanan yang dialami para pemegang saham dan pemangku kepentingan sehubungan dengan keterlambatan ini.
Terkait sanksi suspensi perdagangan saham oleh BEI, Yohanes menegaskan komitmen perusahaan untuk memenuhi seluruh persyaratan regulasi yang diperlukan agar perdagangan saham TRUE dapat segera dipulihkan kembali. Pihak emiten berjanji akan menyampaikan informasi lebih lanjut apabila terdapat perkembangan material terkait audit maupun status suspensi saham.
Meskipun menghadapi kendala administratif pelaporan dan penghentian perdagangan saham, manajemen memastikan bahwa kejadian ini tidak memberikan dampak material terhadap kondisi keuangan, hukum, maupun kelangsungan usaha (going concern) perusahaan. Seluruh kegiatan operasional proyek real estat Triniti Dinamik dipastikan tetap berjalan secara normal. (end)
Riset Terkait
Berita Terkait
