TASPEN RESMIKAN KANTOR CABANG MAMUJU BERBASIS ESG
Share via
Kategori
Ekonomi Bisnis
Terbit Pada
25 June 2026
17536918
IQPlus, (25/6) - PT TASPEN (Persero) secara resmi membuka gedung Kantor Cabang Mamuju yang menjadi kantor cabang pertama TASPEN dengan konsep Environmental, Social, and Governance (ESG).
Peresmian yang berlangsung pada Rabu (17/6) tersebut dihadiri oleh Gubernur Sulawesi Barat Suhardi Duka, Direktur Utama PT TASPEN (Persero) Rony Hanityo Aprianto beserta jajaran direksi, pejabat Pemerintah Kabupaten Mamuju.
Unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (FORKOPIMDA) Provinsi Sulawesi Barat dan Kabupaten Mamuju, pimpinan instansi vertikal pemerintah pusat, kepala organisasi perangkat daerah se-Sulawesi Barat, pimpinan BUMN di wilayah Sulawesi Barat, serta Direksi TASPEN Group.
Gubernur Sulawesi Barat, Suhardi Duka, memberikan apresiasi atas kehadiran Kantor Cabang TASPEN Mamuju yang dinilai mampu mendukung peningkatan kualitas pelayanan kepada peserta TASPEN di Sulawesi Barat.
Selain memiliki fasilitas yang representatif, gedung tersebut juga menunjukkan implementasi nyata prinsip keberlanjutan melalui berbagai sarana yang mendukung pengelolaan lingkungan secara bertanggung jawab, termasuk keberadaan Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL).
"Gedung ini memiliki Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL), sehingga limbah yang dibuang tidak merusak lingkungan. Kami sangat mengapresiasi adanya gedung yang dapat menjadi contoh penerapan prinsip keberlanjutan di Sulawesi Barat," ujar Suhardi.
Selain mengedepankan aspek lingkungan, gedung baru ini juga dilengkapi berbagai fasilitas yang mendukung keberlanjutan, aksesibilitas, serta efektivitas operasional.
Beberapa fasilitas yang tersedia antara lain pemanfaatan pencahayaan alami untuk efisiensi energi, sarana yang ramah bagi penyandang disabilitas, hingga penggunaan teknologi biometrik berbasis pengenalan wajah sebagai sistem akses.
Berbagai inovasi tersebut dihadirkan guna meningkatkan kenyamanan pelayanan bagi 31.991 peserta aktif dan 16.082 peserta pensiun di Sulawesi Barat, sekaligus memperkuat transformasi layanan yang berfokus pada kebutuhan peserta dan prinsip keberlanjutan. (end)
Riset Terkait
Berita Terkait
