BCA Sekuritas
    langid
    Berita Harian

    SURVEI BI : PENJUALAN ECERAN MARET 2026 DIPERKIRAKAN TETAP TUMBUH

    Kategori

    Ekonomi Bisnis

    Terbit Pada

    13 April 2026

    10243014

    IQPlus, (13/4) - Kinerja penjualan eceran pada Maret 2026 diperkirakan tetap tumbuh. Hal ini tecermin dari Indeks Penjualan Riil (IPR) Maret 2026 yang diperkirakan tumbuh sebesar 2,4% (yoy).

    Menurut survei Bank Indonesia Senin, Kinerja penjualan eceran tersebut terutama ditopang oleh pertumbuhan penjualan Kelompok Suku Cadang dan Aksesori, Kelompok Makanan, Minuman, dan Tembakau, serta Kelompok Barang Budaya dan Rekreasi. Secara bulanan, penjualan eceran pada Maret 2026 diperkirakan tumbuh sebesar 9,3% (mtm), lebih tinggi dibandingkan pertumbuhan pada Februari 2026 sebesar 4,1% (mtm). Peningkatan tersebut didorong oleh kinerja mayoritas kelompok, terutama Kelompok Peralatan Informasi dan Komunikasi, Kelompok Bahan Bakar Kendaraan Bermotor, dan Subkelompok Sandang sejalan dengan peningkatan permintaan rumah tangga selama periode perayaan Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) Ramadan dan Idulfitri 1447 H.

    Pada Februari 2026, IPR secara tahunan tumbuh sebesar 6,5% (yoy), lebih tinggi dibandingkan IPR Januari 2026 sebesar 5,7% (yoy). Pertumbuhan tersebut didukung oleh peningkatan penjualan pada mayoritas kelompok, terutama Kelompok Suku Cadang dan Aksesori, Kelompok Makanan, Minuman, dan Tembakau dan Subkelompok Sandang. Secara bulanan, penjualan eceran pada Februari 2026 tumbuh sebesar 4,1% (mtm), meningkat dibandingkan bulan sebelumnya yang berada pada fase kontraksi sebesar 2,7% (mtm). Peningkatan tersebut didukung oleh kinerja penjualan Kelompok Suku Cadang dan Aksesori, Kelompok Makanan, Minuman, dan Tembakau, serta Subkelompok Sandang sejalan dengan kenaikan permintaan masyarakat saat periode Ramadan.

    Dari sisi harga, tekanan inflasi tiga bulan yang akan datang yaitu Mei 2026, diperkirakan meningkat, sementara pada enam bulan yang akan datang yaitu Agustus 2026, diperkirakan relatif stabil. Hal ini tecermin dari Indeks Ekspektasi Harga Umum (IEH) Mei 2026 sebesar 157,4, lebih tinggi dibandingkan dengan IEH April 2026 sebesar 153,9 seiring kenaikan harga bahan baku. Sementara itu, IEH Agustus 2026 diperkirakan sebesar 157,2, relatif stabil dibandingkan dengan IEH pada Juli 2026 sebesar 157,1. (end)