SUPERBANK CATAT LABA Rp142 MILIAR HINGGA APRIL 2026
Share via
Terbit Pada
21 May 2026
Saham Terkait
Terakhir diperbarui: 24-04-2026, 04:31:pm
14029204
IQPlus, (21/5) - PT Super Bank Indonesia Tbk (IDX: SUPA;), bank dengan layanan digital yang didukung oleh Grab, Emtek, Singtel, KakaoBank, dan GXS Bank, melanjutkan momentum pertumbuhan bisnis yang kuat pada awal kuartal kedua 2026. Hingga April 2026, Superbank membukukan Laba Sebelum Pajak (Profit Before Tax/PBT) sebesar Rp142 miliar, tumbuh signifikan 1.528,8% secara tahunan (Year-on-Year/YoY). Kinerja positif ini mencerminkan keberhasilan strategi pertumbuhan berbasis ekosistem yang dijalankan secara disiplin dan prudent pasca IPO pada Desember 2025.
Pertumbuhan bisnis Superbank terus didorong oleh ekspansi yang kuat di berbagai lini utama. Total aset meningkat 71,5% YoY menjadi Rp24,0 triliun, sejalan dengan penyaluran kredit yang mencapai Rp12,2 triliun atau tumbuh 55,4% YoY. Pertumbuhan kredit ini salah satunya ditopang oleh semakin luasnya penetrasi produk Pinjaman Atur Sendiri (PAS) melalui berbagai touchpoint strategis dalam ekosistem digital.
Di sisi pendanaan, Dana Pihak Ketiga (DPK) tumbuh 98,4% YoY menjadi Rp15,1 triliun, mencerminkan tingginya kepercayaan masyarakat terhadap layanan dan inovasi Superbank. Sementara itu, Pendapatan Bunga Bersih (Net Interest Income/NII) meningkat 84,5% YoY menjadi Rp671 miliar, seiring dengan pertumbuhan bisnis yang sehat dan efisiensi operasional berbasis digital-first.
Momentum pertumbuhan ini juga diperkuat oleh semakin dalamnya integrasi Superbank dengan ekosistem digital para pemegang sahamnya. Superbank terus menghadirkan layanan perbankan yang seamless dan relevan bagi kebutuhan nasabah melalui berbagai inovasi berbasis ekosistem, termasuk peluncuran "kartu Untung" bersama KakaoBank serta integrasi PAS yang kini memungkinkan pengguna dalam ekosistem Grab dan OVO mengakses layanan pinjaman secara langsung tanpa perlu berpindah aplikasi atau mengunduh aplikasi Superbank secara terpisah.
Inovasi ini melengkapi berbagai integrasi strategis sebelumnya, seperti pembukaan rekening langsung di aplikasi Grab sejak Juni 2024 serta 'OVO Nabung by Superbank', yang terus memperluas akses layanan keuangan digital secara aman, praktis, dan inklusif bagi masyarakat Indonesia.
Salah satu pemegang saham Superbank, Grab, mengumumkan akan melakukan konsolidasi keuangan Superbank melalui pengalihan kepemilikan saham Singtel Alpha Investments Pte. Ltd. kepada GXS Bank Pte. Ltd. (GXS Bank), bank digital asal Singapura yang dimiliki dan didukung oleh konsorsium Grab dan Singtel. Setelah transaksi ini selesai, kepemilikan saham Grab di Superbank secara langsung dan tidak langsung akan meningkat menjadi lebih dari 50%, yang membuat laporan keuangan Superbank terkonsolidasi dengan laporan keuangan Grab.
Grab telah melakukan investasi di Superbank sejak tahun 2022 dan transaksi ini semakin memperkuat komitmen Grab di Superbank. Dengan didukung oleh skala besar yang dimiliki Grab dan OVO di seluruh layanan ride-hailing, pengantaran makanan, serta pembayaran digital memberikan Superbank keunggulan untuk dapat memberikan pelayanan yang lebih baik kepada nasabah Superbank dan Grab.
Sebagai bagian dari ekosistem pemegang saham, Superbank dan Grab akan terus memperkuat kolaborasi strategis berbasis teknologi dan inovasi guna memperluas akses layanan keuangan digital yang aman, relevan, dan inklusif bagi masyarakat di Asia Tenggara. Terlepas dari adanya konsolidasi tersebut, Singtel tetap berkomitmen sebagai investor strategis untuk mendukung GXS Bank maupun Superbank dalam misi mereka mendorong inovasi yang lebih besar dan inklusi keuangan bagi jutaan rakyat Indonesia. (end)
Riset Terkait
Berita Terkait
