SMGA SEBUT JAMINAN KREDIT RP40,5 MILIAR TAK GANGGU KELANGSUNGAN USAHA
Share via
Terbit Pada
11 August 2026
Saham Terkait
Terakhir diperbarui: 07-08-2026, 11:11:am
22239184
IQPlus, (11/8) - PT Sumber Mineral Global Abadi Tbk (SMGA) memberikan penjelasan resmi kepada PT Bursa Efek Indonesia (BEI) terkait penjaminan perusahaan (Corporate Guarantee/CG) bernilai maksimal Rp40,5 miliar. Jaminan tersebut sebelumnya diberikan kepada PT Bank Maybank Indonesia Tbk (Maybank) untuk menanggung fasilitas pembiayaan PT Buana Intertrans (Buana).
Manajemen SMGA menjelaskan bahwa pemberian jaminan yang ditandatangani pada 27 September 2024 tersebut awalnya dirancang untuk mendukung kerja sama komersial dalam proyek pengadaan dan pengangkutan batubara untuk Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) Paiton. Dalam rencana proyek terintegrasi itu, Buana diproyeksikan mengelola aspek transportasi dan logistik, sementara SMGA bertindak sebagai pemasok batubara.
"Pemberian CG saat itu dilakukan berdasarkan pertimbangan bisnis bahwa tersedianya fasilitas pembiayaan bagi Buana akan mendukung pelaksanaan proyek dan pengembangan rantai pasok Perseroan," ujar Sekretaris Perusahaan SMGA, Mona Dita Saraswati, dalam keterbukaan informasi, Senin (10/8/2026).
Namun, dalam perkembangannya, proyek pengadaan dan pengangkutan batubara Paiton tersebut batal terealisasi, sehingga rencana kerja sama antara kedua perusahaan tidak dapat dijalankan. Menindaklanjuti hal tersebut, Welly Thomas melepaskan seluruh kepemilikan saham dan mundur dari jabatannya sebagai Komisaris Utama Buana, sehingga kini tidak ada lagi hubungan afiliasi antara SMGA dan Buana. Kerja sama tersebut resmi diakhiri melalui Surat Pengakhiran Perjanjian tertanggal 27 Februari 2026. Pihak Buana juga telah menyerahkan surat pernyataan kesanggupan untuk menyelesaikan seluruh kewajibannya di Maybank serta mengupayakan pelepasan jaminan SMGA dalam jangka waktu paling lambat enam bulan sejak pengakhiran kerja sama.
Tanggapan atas Surat Peringatan Ketiga dan Dampak Keuangan
Mengenai adanya Surat Peringatan Ketiga tertanggal 3 Agustus 2026 dari bank terkait fasilitas kredit Buana, SMGA menegaskan saat ini tengah berkoordinasi intensif dengan Maybank dan Buana untuk mencari solusi pembayaran. Buana juga telah menyatakan komitmennya untuk menyelesaikan kewajiban tersebut. Manajemen SMGA menyampaikan bahwa per 27 Juli 2026, jumlah kewajiban bunga Buana kepada Maybank tercatat sebesar Rp576.307.153,82.
SMGA menilai potensi klaim penagihan jaminan (call on guarantee) saat ini tidak memberikan dampak material terhadap kondisi keuangan, arus kas, maupun kelangsungan usaha perseroan. Perseroan juga menjelaskan tidak melakukan keterbukaan informasi tersendiri saat penjaminan diberikan pada 2024 karena nilai transaksi tersebut tidak memenuhi batas ambang Transaksi Material yang mewajibkan persetujuan RUPS.
Selain itu, transaksi telah memperoleh persetujuan Dewan Komisaris SMGA pada 10 September 2024 dan tidak mengandung benturan kepentingan. Hingga saat ini, SMGA mengonfirmasi tidak memiliki rencana aksi korporasi dalam 12 bulan ke depan serta tidak memiliki informasi material lain yang dapat memengaruhi harga efek maupun kelangsungan hidup perusahaan. (end)
Riset Terkait
Berita Terkait
