BCA Sekuritas
langid
Berita Harian

SIDO MUNCUL RAIH PENGHARGAAN TATA KELOLA PERUSAHAAN 2026

Terbit Pada

20 October 2026

Saham Terkait

Terakhir diperbarui: 19-10-2026, 04:26:pm

29229458

IQPlus, (20/10) - PT Industri Jamu dan Farmasi Sido Muncul Tbk (SIDO) masuk dalam daftar Top 50 Emiten dengan Kapitalisasi Pasar Menengah (MidCap PLCs) pada ajang The 17th IICD Corporate Governance Conference (CGC) and Award 2026. Penghargaan tersebut diselenggarakan di Gedung Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, pada 12 Oktober 2026.

Direktur Utama BEI Jeffrey Hendrik mengapresiasi perusahaan-perusahaan yang menerima penghargaan tersebut. Menurutnya, penerapan tata kelola perusahaan yang baik dapat mendukung pertumbuhan bisnis melalui pengelolaan profesional, transparansi informasi, dan inovasi berkelanjutan.

Jeffrey mengatakan, penerapan tata kelola perusahaan yang baik tidak hanya memberikan manfaat bagi perusahaan, tetapi juga meningkatkan kepercayaan investor. BEI, lanjutnya, terus mendorong tata kelola yang baik sebagai bagian dari strategi perusahaan dan upaya membangun berbagai sektor.

"Kami di Bursa Efek terus mendorong tata kelola yang baik sebagai strategi perusahaan dan sarana membangun berbagai sektor," ujar Jeffrey.

Penghargaan tersebut diterima oleh Direktur Marketing Sido Muncul Maria Reviani. Ia mengatakan, pencapaian ini menjadi motivasi bagi perusahaan untuk terus meningkatkan penerapan prinsip tata kelola perusahaan yang baik atau good corporate governance (GCG).

Menurut Maria, perusahaan tidak cukup hanya memiliki produk berkualitas dan kinerja bisnis yang baik, tetapi juga harus menjalankan kegiatan usaha dengan prinsip transparansi, akuntabilitas, dan tanggung jawab.

Sido Muncul memandang tata kelola perusahaan sebagai bagian penting dari kegiatan bisnis sehari-hari. Penerapan prinsip tersebut diharapkan dapat mendukung pertumbuhan yang sehat, menjaga kepercayaan masyarakat dan investor, serta memberikan manfaat dalam jangka panjang.

Dalam menjalankan strategi bisnis, Sido Muncul juga berfokus menjaga kualitas produk dan kepercayaan konsumen. Perusahaan melakukan inovasi, meningkatkan efisiensi produksi, serta mengidentifikasi peluang pasar yang masih dapat dikembangkan, termasuk pasar ekspor.

Maria mengatakan, Sido Muncul terus memperkuat produk unggulannya, seperti Tolak Angin dan Kuku Bima, sekaligus mengembangkan produk lain sesuai kebutuhan pasar. Perusahaan juga berupaya meningkatkan produktivitas operasional tanpa mengabaikan standar kualitas produk.

"Kami terus berinovasi, menjaga efisiensi produksi, dan melihat peluang pasar yang masih bisa dikembangkan, termasuk pasar ekspor. Kami tidak hanya fokus pada pertumbuhan, tetapi juga bagaimana bisnis ini bisa terus berjalan dengan baik dan konsisten," kata Maria.

Di pasar internasional, Sido Muncul melihat peluang untuk memperluas jangkauan produk herbal Indonesia. Maria menilai, produk herbal nasional memiliki potensi untuk semakin dikenal di pasar global.

Ia menambahkan, keberlanjutan bisnis tidak hanya ditentukan oleh kecepatan pertumbuhan, tetapi juga kemampuan perusahaan menjaga kualitas, beradaptasi terhadap perubahan, dan mempertahankan kepercayaan konsumen dalam jangka panjang.

Melalui penerapan tata kelola perusahaan, inovasi produk, efisiensi operasional, dan pengembangan pasar ekspor, Sido Muncul berupaya menjaga keberlanjutan bisnis sekaligus memperkuat kepercayaan masyarakat dan investor. (end)