SIDO MUNCUL PERKENALKAN SEJARAH DAN INOVASI PRODUK DI WCCE 2026
Share via
Terbit Pada
06 November 2026
Saham Terkait
Terakhir diperbarui: 03-11-2026, 09:05:am
30937167
IQPlus, (6/11) - PT Industri Jamu dan Farmasi Sido Muncul Tbk (SIDO) memperkenalkan perjalanan perusahaan serta inovasi produk herbal Indonesia dalam ajang The 5th World Conference on Creative Economy (WCCE) 2026 yang berlangsung di Jakarta pada 21-23 Oktober 2026.
Dalam kegiatan tersebut, Sido Muncul menghadirkan instalasi visual yang menampilkan sejarah, tradisi, dan perkembangan perusahaan dari usaha jamu tradisional hingga menjadi industri jamu dan farmasi modern.
Partisipasi ini menjadi bagian dari upaya perusahaan memperkenalkan warisan budaya lokal melalui pendekatan kreatif dan inovatif. Langkah tersebut juga sejalan dengan tema WCCE 2026, yakni Inclusively Creative: Collective Continuity, yang menekankan pentingnya menjaga warisan leluhur dan identitas lokal melalui kreativitas inklusif.
Melalui pameran tersebut, Sido Muncul menghadirkan dua instalasi khusus. Instalasi pertama menampilkan perjalanan panjang perusahaan, mulai dari sejarah pendirian, perkembangan lini produksi, hingga berbagai pencapaian dalam industri jamu dan farmasi.
Sementara itu, instalasi kedua mengangkat perjalanan produk unggulan Tolak Angin dalam mengembangkan kreativitas melalui kolaborasi lintas sektor. Pendekatan ini menjadi salah satu strategi perusahaan untuk memperluas jangkauan pasar, terutama di kalangan generasi muda.
Sejumlah kolaborasi kreatif yang diperkenalkan dalam pameran tersebut antara lain bersama jenama ilustrator lokal Tahilalats, perusahaan ritel fesyen global UNIQLO, serta merek gaya hidup Paul.
Perwakilan manajemen Sido Muncul menyampaikan bahwa kolaborasi tersebut merupakan bagian dari upaya Tolak Angin mengeksplorasi pendekatan komunikasi yang lebih beragam dan dekat dengan perkembangan budaya populer.
Melalui berbagai kolaborasi tersebut, Sido Muncul berupaya memadukan produk herbal tradisional dengan tren dan kreativitas modern. Dengan demikian, produk lokal diharapkan dapat menjangkau segmen konsumen yang lebih luas tanpa meninggalkan identitas dan kualitasnya.
Keikutsertaan dalam WCCE 2026 juga menjadi momentum bagi Sido Muncul untuk memperkenalkan potensi tradisi jamu dan pengobatan herbal Indonesia kepada delegasi serta pengunjung internasional.
Perusahaan berharap partisipasi tersebut dapat menginspirasi pelaku industri kreatif untuk menjadikan kekayaan budaya lokal sebagai sumber inovasi. Sido Muncul juga ingin menunjukkan bahwa warisan Nusantara memiliki peluang untuk berkembang dan bersaing di pasar global melalui perpaduan tradisi, kreativitas, dan inovasi. (end)
Riset Terkait
Berita Terkait
