SIAP RILIS SURAT UTANG, LONTAR PAPYRUS KANTONGI PERINGKAT DARI PEFINDO
Share via
Kategori
Ekonomi Bisnis
Terbit Pada
01 October 2026
27332941
IQPlus, (1/10) - PT Pemeringkat Efek Indonesia (PEFINDO) secara resmi mengonfirmasi peringkat untuk rencana penerbitan Obligasi Berkelanjutan IV Tahap IV Tahun 2026 serta Sukuk Mudharabah Berkelanjutan II Tahap IV Tahun 2026 yang akan diterbitkan oleh PT Lontar Papyrus Pulp & Paper Industry.
Berdasarkan surat konfirmasi PEFINDO tertanggal 24 Agustus 2026, rencana penerbitan instrumen investasi tersebut mengacu pada hasil keputusan Komite Pemeringkatan PEFINDO pada 4 Agustus 2026.
Dalam keputusan tersebut, PEFINDO memberikan peringkat idA (Single A) untuk Obligasi Berkelanjutan IV Lontar Papyrus Pulp & Paper Industry Tahap IV Tahun 2026 dengan nilai emisi maksimum sebesar Rp1.000.000.000.000,00 (satu triliun rupiah). Penerbitan ini merupakan bagian dari Penawaran Umum Berkelanjutan (PUB) Obligasi Berkelanjutan IV Tahun 2025 dengan total plafon emisi mencapai Rp5 triliun.
Sementara itu, untuk Sukuk Mudharabah Berkelanjutan II Lontar Papyrus Pulp & Paper Industry Tahap IV Tahun 2026, PEFINDO menyematkan peringkat idA(sy) (Single A Syariah). Nilai penerbitan sukuk tahap ini direncanakan maksimum sebesar Rp676.630.000.000,00 (enam ratus tujuh puluh enam miliar enam ratus tiga puluh juta rupiah), yang merupakan bagian dari program PUB Sukuk Mudharabah Berkelanjutan II Tahun 2025 dengan total plafon emisi hingga Rp3 triliun.
PEFINDO menjelaskan bahwa efek utang dan instrumen pendanaan syariah berperingkat idA dan idA(sy) mengindikasikan kemampuan emiten yang kuat dalam memenuhi komitmen keuangan jangka panjangnya dibandingkan dengan emiten lain di Indonesia. Namun demikian, kemampuan tersebut berisiko lebih mudah terpengaruh oleh perubahan buruk pada kondisi ekonomi jika dibandingkan dengan instrumen yang memiliki peringkat lebih tinggi.
Penilaian peringkat ini didasarkan pada data dan informasi perusahaan, Laporan Keuangan Audit per 31 Desember 2025, serta Laporan Keuangan Tidak Diaudit per 30 Juni 2026. Seluruh peringkat yang diberikan berlaku untuk periode 4 Agustus 2026 hingga 1 Agustus 2027. (end)
Riset Terkait
Berita Terkait
