BCA Sekuritas
    langid
    Berita Harian

    SIAP GELAR RUPSLB, TOWR BAKAL BAHAS PERUBAHAN KEGIATAN USAHA PROTELINDO DAN IFORTE

    Terbit Pada

    07 April 2026

    Saham Terkait

    Terakhir diperbarui: 24-02-2026, 04:30:pm

    09629788

    IQPlus, (7/4) - Emiten menara telekomunikasi, PT Sarana Menara Nusantara Tbk (IDX:TOWR) atau Perseroan, mengumumkan rencana besar untuk memperluas cakupan bisnis dua anak usaha utamanya, PT Profesional Telekomunikasi Indonesia (Protelindo) dan PT Iforte Solusi Infotek (Iforte). Langkah strategis ini diambil sebagai upaya transformasi perusahaan dari sekadar penyedia menara menjadi penyedia infrastruktur digital yang komprehensif.

    Dalam keterbukaan informasi yang dirilis, Perseroan akan menambah sejumlah kegiatan usaha baru yang belum tercantum dalam anggaran dasar Protelindo dan Iforte. Penambahan ini mencakup sektor-sektor strategis seperti pembangkitan tenaga listrik dari sumber energi terbarukan, pengelolaan data center, hingga aktivitas telekomunikasi nirkabel.

    Fokus pada Efisiensi dan Keberlanjutan

    Protelindo direncanakan akan merambah bisnis pembangkitan tenaga listrik energi terbarukan (KBLI 35120) untuk mendukung kebutuhan energi di lokasi menara (BTS) melalui penggunaan panel surya. Strategi ini diharapkan dapat meningkatkan efisiensi biaya operasional jangka panjang sekaligus memenuhi prinsip keberlanjutan (ESG).

    Sementara itu, Iforte akan memperkuat posisinya di ekosistem digital dengan menambah aktivitas penyediaan infrastruktur komputasi dan hosting (KBLI 63102), serta aktivitas telekomunikasi dengan nirkabel (KBLI 61102). Langkah ini memungkinkan Iforte untuk mengintegrasikan layanan data center dengan jaringan konektivitas fiber optik yang telah mereka miliki sebelumnya.

    Persetujuan Pemegang Saham

    Mengingat Protelindo dan Iforte memberikan kontribusi pendapatan lebih dari 20% terhadap Perseroan, rencana perubahan kegiatan usaha ini wajib memperoleh persetujuan dari para pemegang saham. Untuk itu, Perseroan menjadwalkan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) pada tanggal 20 Mei 2026. (end)